Banjir di Bengkulu
Jembatan Rp16 Miliar di Seluma Jebol Usai 2 Bulan Diresmikan Gubernur Helmi
Dua Bulan Diresmikan, Jembatan Rp 16 Miliar Milik Pemprov Bengkulu di Seluma Jebol Diterjang Banjir
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Pemprov Bengkulu telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 16 Miliar untuk membangun Jembatan Matan ini.
- Akibat jebolnya lantai jembatan ini sudah sangat rawan jika dilewati oleh truk pengangkut material.
- Sebab kontruksi lantai jembatan tidak menggunakan besi, hanya mengandalkan ketebalan beton.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Jembatan Matan di perbatasan Desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan dengan Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo jebol diterjang banjir, Minggu malam 5 April 2026.
Jebolnya Jembatan ini sangat disayangkan oleh masyarakat.
Sebab jembatan milik Pemerintah Provinsi Bengkulu ini baru 2 bulan diresmikan oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan pada 6 Februari 2026 lalu.
Andi Wijayah, warga Desa Rawa Indah mengatakan jebolnya jembatan ini harus dipertanyakan dan ditindaklanjuti.
Sebab Pemprov Bengkulu telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 16 Miliar untuk membangun Jembatan Matan ini.
"Kami minta pak gubernur turun melihat Jembatan Matan ini. Bukan sedikit anggaran Rp 16 Miliar itu pak Gubernur, masa baru diterjang banjir sedikit sudah jebol," ucap Andi Wijayah dikonfirmasi Tribunbengkulu.com, Selasa 7 April 2026.
Baca juga: Apresiasi Masyarakat Jembatan Matan Seluma Tuntas Dibangun
Andi Wijayah mengatakan dirinya datang langsung melihat kondisi Jembatan Matan ini.
Lantai jembatan sepanjang hampir 10 meter jebol dan patah.
"Dari beton yang patah ini jelas terlihat tidak ada besi sedikit pun. Jadi kami anggap pekerjaan jembatan ini asal jadi, kinerja kontraktornya perlu dipertanyakan," kata Andi.
Akibat jebolnya lantai jembatan ini sudah sangat rawan jika dilewati oleh truk pengangkut material.
Sebab kontruksi lantai jembatan tidak menggunakan besi, hanya mengandalkan ketebalan beton.
"Sopir truk kami himbau waspada, kalau bisa jangan dulu lewati Jembatan Matan ini. Sebab melihat lantai yang jebol, tidak ada besinya. Hanya mengandalkan kekuatan beton dan tanah timbunan," ujar Andi.
Masyarakat khususnya Desa Rawa Indah dan desa lain di Kecamatan Ilir Talo sangat kecewa dengan jebolnya Jembatan Matan ini kata Andi. Sebab sudah lama masyarakat mengharapkan jembatan ini dibangun, jebol dengan banjir semalam.
"Jika melihat anggarannya, tidak mungkin diterjang banjir sedikit sudah jebol. Jujur kami masyarakat sangat kecewa, kami harap pak gubernur tidak diam. Kontraktor harus bertanggungjawab jebolnya Jembatan Matan ini," sampai Andi Wijayah.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan
Gubernur Bengkulu
wakil gubernur bengkulu
Banjir di Bengkulu
Kerugian Banjir di Bengkulu
Banjir di Seluma
Jembatan Matan
| Update Banjir di Kota Bengkulu, 10.868 Jiwa Terdampak di 8 Kecamatan |
|
|---|
| Terjang Banjir Bengkulu Demi Seminar Hasil, Fajri Tempuh Jalur Alternatif Menuju Kampus Unib |
|
|---|
| Update Banjir Bengkulu Tengah: 235 KK Terdampak, Air Surut Warga Mulai Kembali ke Rumah |
|
|---|
| Hujan Ekstrem, 8 Kecamatan di Kota Bengkulu Terendam Banjir, 10.868 Jiwa Terdampak |
|
|---|
| Gubernur Bengkulu Gerak Cepat Tangani Bencana di 6 Daerah, Minta BPBD Siaga dan Bantuan Dipercepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Jembatan-Matan-seluma-jebol.jpg)