Viral di Media Sosial
Anak Buah Kombes Donald Simanjuntak Dipecat Imbas Kasus DWP, Ajukan Banding
Imbas kasus dugaan pemerasan penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 kini berbuntut panjang.
TRIBUNBENGKULU.COM - Imbas kasus dugaan pemerasan penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 kini berbuntut panjang.
Tiga anggota polri yang terlibat pemerasan terhadap penonton DWP kini jalani sidang kode etik.
Mereka yang menjalani sidang etik di antaranya Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak, dan satu eks Kasubdit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, serta satu eks Kanit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
Dari tiga orang tersebut, dua di antaranya dijatuhi sanksi pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
Dua orang yang mendapat sanksi PTDH adalah Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak bersama mantan anak buahnya berinisial Y.
"Terhadap terduga masing-masing 2 terduga pelanggar telah diberikan putusan Majelis Komisi Sidang Kode Etik Profesi Polri dijatuhi sanksi berupa Pemberhentian dengan Tidak Hormat (PTDH)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Rabu (1/1/2024).
Dalam hal ini, Trunoyudo mengatakan pihaknya akan transparan dalam pelaksanaan sidang etik ini.
Pengawasan bukan hanya dari pihak internal, pihak eksternal pun ikut mengawasi dengan melibatkan Kompolnas RI.
"Secara progresif, simultan, dan berkesinambungan terus dilakukan dan pemantauan bersama pengawas eksternal dalam hal ini oleh Kompolnas," ucapnya.
"Ini komitmen keseriusan Polri untuk menindak tegas, secara proporsional, prosedural, dan wujud secara responsif serta transparansi," sambungnya.
Sementara itu, Komisioner Kompolnas Muhammad Choirul Anam mengatakan kedua anggota yang dipecat ini langsung mengajukan banding.
Keputusan pemecatan ini dilakukan setelah mendengarkan saksi-saksi yang dihadirkan dalam sidang baik yang memberatkan maupun meringankan.
"Kedua orang tersebut yang di PTDH mengajukan banding," tuturnya.
Sebelumnya, beredar informasi lebih dari 400 penonton DWP menjadi korban pemerasan oleh oknum polisi dengan nilai mencapai 9 juta ringgit atau sekitar Rp32 miliar.
Penyelenggara DWP Ismaya Live membuat pernyataan terkait kabar peristiwa pemalakan dan pemerasan yang terjadi.
Kombes Donald Simanjuntak
Kombes Donald Simanjuntak Dimutasi
Anak Buah Kombes Donald Simanjuntak Dipecat
DWP
Kasus Polisi Peras WNA di DWP
| Drama Rumah Tangga Clara Shinta, Bongkar Video Perselingkuhan Suami di IG Tanpa Sensor |
|
|---|
| Kapal RI Tertahan di Selat Hormuz, Iran Diduga ‘Sakit Hati’ Imbas Indonesia Gabung BoP |
|
|---|
| Alasan Hendrik Irawan Mitra MBG di Bandung Barat yang Viral, Batal Laporkan Warganet |
|
|---|
| Tak Cukup Minta Maaf, Ini Syarat Dapur MBG Hendrik Irawan Bisa Dibuka Kembali |
|
|---|
| Nasib Pilu Dokter ASN di Aceh Ditemukan Tewas Tangan Terikat Kabel, Pelaku Panik Kepergok Mencuri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ilustrasi-Polantas.jpg)