Jumat, 5 Juni 2026

Berita Seluma

Objek Wisata Napal Jungur Seluma Dipadati Pengunjung saat Libur Tahun Baru 2025

Libur Tahun Baru, Objek Wisata Napal Jungur Seluma Dipadati Pengunjung, Pengelola Siagakan 47 Petugas

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
Liburan tahun baru, objek wisata Desa Napal Jungur kembali dipadati pengunjung, pada Rabu (1/1/2024). 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Objek wisata Desa Napal Jungur Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu kembali diserbu pengunjung di momen libur tahun 2025.

Objek wisata alam berupa sungai dan air terjun ini masih menjadi paforit dan tujuan wisata masyarakat. Bukan hanya wisatawan lokal tetapi juga luar kabupaten Seluma dan Provinsi Bengkulu.

Pengelola yang juga ketua Pokdarwis Desa Napal Jungur Maman Yudiansyah mengatakan objek wisata ini kembali dibuka sejak Sabtu (28/12/2024) atau tiga hari jelang pergantian tahun 2024.

"Objek wisata ini dibuka sejak Sabtu kemarin (28/12/2024). Di tandai dengan dibukanya police line oleh Polsek Sukaraja," terang Maman siang ini (1/1/2025).

Objek wisata pemandian sungai dan air terjun Desa Napal Jungur ini tetap menjadi paforit wisatawan. Ini terbukti dari ramainya objek wisata ini dikunjungi wisatawan. Insiden tenggelamnya korban tidak mempengaruhi animo masyarakat untuk berkunjung. 

"Alhamdulillah, tetap menjadi paforit wisata kami. Sehingga keselamatan pengunjung menjadi prioritas kami," kata Maman. 

Sesuai himbauan Polsek Sukaraja kata Maman, dirinya telah menambah petugas penjaga lokasi wisata. Total ada 47 petugas yang disiagakan di spot atau titik wisata. Memantau dan mengawasi semua pengunjung yang sedang mandi di sungai mapun air terjun. 

"Total ada 47 petugas yang kita tempatkan di titik wisata sungai dan air terjun. Semua siaga memastikan keselamatan pengunjung yang berwisata," tukas Maman. 

Arsad salah seorang pengunjung asal Provinsi Sumatera Selatan mengatakan sangat mengagumi objek wisata Des Napal Jungur ini. Suasana yang asri dengan panorama alam membuat pengunjung betah dan puas. 

"Saya sengaja liburan ke Bengkulu tahun baru ini, karena ada keluarga juga. Sekalian kami diajak ke objek wisata yang sangat asri ini," ucap Arsad. 

Menariknya lagi ujar Arsad, biaya masuk sangat murah. Cukup dengan merogoh kocek Rp 5 ribu sudah bisa menikmati semua objek wisata sungai dan air terjun. Sehingga objek wisata ini menjadi tujuan wisata keluarga.

"Biaya masuknya murah cuma Rp 5 ribu. Rinciannya tiket masuk Rp 3 ribu dan parkir Rp 2 ribu," imbuhnya. 

Namun Arsad mengkritik akses jalan yang masih ada spot rawan dan rusak. Titiknya persis sebelum masuk Desa Napal Jungur yang beberapa bulan lalu longsor yang sampai saat ini belum diperbaiki Pemkab Seluma. 

"Kalau objek wisatanya tidak ada kami keluhkan semua bagus. Tapi jalannya yang agak ekstrem, masih ada yang rusak, jalannya sempit sehingga harus antre saat lewat di titik jalan longsor tersebut," tutupnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved