Senin, 8 Juni 2026

Listrik Diskon 50 Persen

Apakah kWh yang Tersisa di Meteran Listrik Hangus saat Voucher Token 50 Persen Berakhir?

Begini penjelasan pihak PLN soal pertanyaan apakah kWh yang tersisa di meteran listrik hangus saat voucher token 50 persen berakhir.

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
Freepik
Ilustrasi meteran. Apakah kWh yang Tersisa di Meteran Listrik Hangus saat Voucher Token 50 Persen Berakhir? 

TRIBUNBENGKULU.COM - Diskon voucher 50 persen yang telah diresmikan mulai dari 1 Januari sampai 31 Januari 2025 mendatang, kemudian berlanjut pada 1 Februari sampai 28 Februari 2025 mendatang.

Banyak masyarakat terbantu dengan voucher token 50 persen.

Meski begitu, masyarakat juga masih bingung dengan apakah kWh yang tersisa di meteran listrik hangus saat saat vocher token 50 persen berakhir pada 28 Februari 2025 mendatang.

Jawabannya adalah kWh yang tidak habis atau tersisa meskipun lewat masa stimulus atau hingga 28 Februari 2025 tidak akan hangus.

Artinya, sisa token tetap bisa digunakan di bulan apa saja sampai habis dengan sendirinya sesuai dengan pemakaian.

“Pembelian token dengan diskon tersebut bisa digunakan kapan saja dan tidak akan hangus ya,” dikutip penjelasan akun resmi @plnmobile.

Diskon 50 Persen Berlangsung

Diskon 50 persen tersebut berlaku bagi pelanggan pascabayar dan prabayar.

"Untuk di Sumatera Selatan (Sumsel)  ada sekitar 2,4 juta pelanggan yang bisa mendapatkan diskon 50 persen tarif listrik," kata Manager Komunikasi & TJSL PLN UID S2JB Iwan Arissetyadhi saat dikonfirmasi, Rabu (1/1/2025).

Iwan menjelaskan, dari total 2,6 juta pelanggan di Provinsi Sumsel, 2,4 juta nya berhak mendapatkan diskon 50 persen tarif listrik.

Artinya ada sekitar 92 persen lebih pelanggan yang akan menikmati diskon tarif 50 persen ini.

Diskon ini berlaku bagi pelanggan pascabayar dan prabayar dengan mekanisme yang sangat mudah.

Untuk pelanggan pascabayar, diskon otomatis diterapkan pada pemakaian listrik bulan Januari dan Februari 2025.

"Jadi nantinya pengguna listrik pascabayar, nominal tagihan bulanan akan secara otomatis dikurangi 50 persen pada saat membayar rekening listrik di bulan Februari dan Maret," ungkapnya.

Sedangkan untuk pelanggan prabayar, potongan langsung diberikan saat pembelian token listrik melalui aplikasi PLN Mobile, ritel resmi, agen, atau saluran pembelian lainnya. 

Baca juga: PLN dan PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Sepakati Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik 10,38 MVA

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved