Senin, 8 Juni 2026

Listrik Diskon 50 Persen

Diskon 50 Persen! Voucher Token Listrik Bakal Hangus Jika Tak Dipakai? Ini Penjelasannya

PLN telah memberlakukan diskon listrik 50 persen bagi pelanggan pascabayar dan prabayar se Indonesia yang dimulai pada Rabu, (1/1/2025).

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
Instagram
Ilustrasi. Diskon 50 Persen! Voucher Token Listrik Bakal Hangus Jika Tak Dipakai Ini Penjelasannya 

TRIBUNBENGKULU.COM - PLN telah memberlakukan diskon listrik 50 persen bagi pelanggan pascabayar dan prabayar se Indonesia yang dimulai pada Rabu, (1/1/2025).

Voucher diskon token listrik sebanyak 50 persen ini memang tengah ramai dibicarakan di kalangan masyarakat.

Banyak masyarakat merasa terbantu dengan adanya voucher 50 persen yang diberikan oleh PLN.

Kendati demikian, ada yang emnjadi pertanyaan di masayarakat salah satunya bagaimana dengan voucher token yang sudah dibeli namun belum terpakai apakah bakal hangus nantinya.

Hingga bisakah token listrik yang dibeli digunakan oleh pelanggan lain.

Hal ini seperti pertanyaan yang dilontarkan oleh akun @riyokoyuw di instagram resmi @Pln_,Mobile, Minggu (5/1/2025).

"Mau tanya kalau saya beli token untuk nomor pelanggan A, apakah voucher tambah daya bisa dipakai untuk no pelanggan B," ujar akun @riyokouw.

Adapun PLN Mobile langsung memberikan jawaban dengan membalas komentar tersebut.

"Hai Kak Riyoko, benar kode voucher dapat digunakan untuk ID Pelanggan lain."ujar akun PLN.

Lalu ada pertanyaan dari akun @elfiddena terkait voucher token apakah akan hangus jika tak dipakai.

"@plnmobile min..pembelian token diskon katanya berlaku 720 jam aja.klo ada sisa kwh gmn min..apa hangus min," ujarnya

"Halo Kak, untuk batas maksimal berlaku pada pembelian perbulan ya, untuk sisa token tetap digunakan seterusnya, sisa token di kWh meter ataupun nomor token yang belum diinput tidak akan hangus. Tks," jawab PLN Mobile.

Penjelasan dari Executive PLN

Melansir dari Kompas.com, Minggu (5/1/2025) Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan, pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah dalam menyalurkan paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik sebesar 50 persen. 

Diskon ini ditujukan untuk pelanggan rumah tangga, baik pengguna pascabayar atau prabayar dengan daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA, untuk periode Januari-Februari 2025.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved