Sabtu, 6 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Heboh! Oknum Polisi Buka Sayembara Tembak Warga, Ternyata Hanya Konten

Viral di media sosial, oknum polisi buka sayembara tembak warga, jika menang bakal dapat hadiah dari dirinya rupanya hanya konten.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Yuni Astuti
Twitter (X)
Kolase foto polisi yang viral buka sayembara tembak warga hanyalah konten. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Viral di media sosial, oknum polisi buka sayembara tembak warga ternyata hanya konten.

Baru-baru ini publik tengah dihebohkan dengan pernyataan oknum polisi yang cukup membuat kegaduhan.

Bagaimana tidak, oknum polisi terebut membuat sayembara melalui unggahan di mana dirinya akan memberi hadiah jika ada warga yang ingin ditembak.

Dalam video yang diunggah akun X @Tumbangkanrezimkardus, terlihat oknum polisi tersebut mengadakan sayembara.

"Kebetulan saya juga masih polisi, atau kita buat challenge aja kita janjian kamu ke Palu atau ke alamatku, nanti kamu lari saya tembak kena kaki atau tidak, bagaimana? nanti kita kasih hadiah siapa yang menang," ujar oknum polisi tersebut.

Alasannya mengadakan sayembara itu karena dia mengaku suka tantangan.

"Kenapa suka challenge orang, jadi saya tu gaes suka tantangan," ungkapnya lagi.

Tentu saja unggahan ini menuai komentar geram dari warganet.

Baca juga: Reka Adegan Polisi Tembak Mati Sopir Ekspedisi di Kalteng, Mayat Dilakban Kemudian Dibuang

"Kok polisi panggil aja oknum lebih pantas ga pernah di pecat paling dimutasi.padahal yg ngantri buat jadi oknum dan sudah nyiapin uang masih bnyak," tulis akun @ok***

"Masuknya nyuap fix ini sebab orang kelainan jiwa bisa lolos test psikologi," tulis akun @cah****

"Sini w tantang, betingkah berani kirim ke papua tumpas KKB,  jgn cm makan gaji dr pajak" rakyat. Emang dah rusak nih institusi," tulis akun @ko****

"ni instansi harus rombak habis2 an. Ganti dengan yang baru dibawah TNI," tulis akun @Do***

"Gimana menurut pak , @prabowo, @Gerindra, @Puspen_TNI, lebih baik segera pecat oknum kayak gini," tulis akun @Cu****

Klarifikasi Polisi

Kendati demikian, oknum polisi tersebut mengaku jika video yang diunggahnya hanya konten.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved