Selasa, 9 Juni 2026

Kasus Pembunuhan Aktor Sandy Permana

Ciri-Ciri Pembunuh Sandy Permana, Aktor Mak Lampir yang Ditikam Tetangga: Rambut Gimbal dan Bertato

Istri aktor serial Mak Lampir Sandy Permana,Ade Andriani (kiri) mengungkapkan ciri-ciri pelaku pembunuhan suaminya yang merupakan tetangganya sendiri.

Tayang:
Ist
Istri aktor serial Mak Lampir Sandy Permana,Ade Andriani (kiri) mengungkapkan ciri-ciri pelaku pembunuhan suaminya yang merupakan tetangganya sendiri. 

"Enggak (dekat), karena kita dekat cuma sama istrinya. Kalau suaminya kan dia sama siapapun dia enggak mau dekat sepertinya," jelas dia. 

Ciri-ciri pelaku merupakan pria bertato, memiliki rambut gimbal sehingga kerap dijuluki Limbad. 

Ditambah pelaku terbilang irit bicara, mirip dengan pesulap terkenal jebolan ajang pencarian bakat RCTI The Master. 

"Ciri-cirinya itu kalau kita di sini panggil dia Limbad, karena rambutnya gimbal terus orangnya enggak pernah ngomong, dia penuh tato," papar Ade.

Sebelumnya diberitakan, Sandhy Permana ditemukan bersimbah darah di pinggir jalan dekat kediamannya pada Minggu (12/1/2025) pagi. 

Sandhy ditemukan warga setempat, dia sempat dilarikan ke rumah sakit tetapi nyawanya tidak dapat tertolong.

Kasus ini selanjutnya dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, polisi sampai saat ini masih memburu pelaku yang melarikan diri usai menikam korban. 

Akar Masalah Perselisihan

Menurut data terhimpun, sebelum tewas Sandy sempat terlihat berkelahi dengan pelaku hingga terjadi peristiwa penikamanan.

Keduanya memang diketahui sempat cekcok dan berselisih sebelum peristiwa berdarah tersebut terjadi.

Sudarmadji, Ketua RT, mengatakan sempat terjadi percekcokan antara terduga pelaku dengan korban.

Selama ini Sandy Permana tinggal di Perumahan TNI/Polri Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi.

Menurut Sudarmadji, perselisihan itu berawal dari perbedaan pendapat dalam rapat warga pada bulan Oktober 2024.

Saat rapat, terduga pelaku tidak senang atas pernyataan dari Sandy Permana, akhirnya terjadilah debat dan cekcok dalam rapat warga tersebut.

"Awalnya hanya saling tuding, cekcok di forum," kata Sudarmadji dikutip dari Tribunbekasi.com.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved