Viral di Media Sosial
Kondisi Jauhari, Kakek Asal Curup yang Ditendang Polisi Prabumulih hingga Hidung Patah dan Berdarah
Kapolres Prabumulih, AKBP Endro Aribowo SIK MAP, beserta jajarannya telah menjenguk Jauhari pada Selasa (14/1/2025).
TRIBUNBENGKULU.COM - Kondisi terbaru Jauhari (54), kakek asal Curup, Bengkulu yang ditendang oknum polisi di Prabumulih hingga hidung patah dan berdarah.
Jauhari yang merupakan warga Desa Alai, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan itu kini masih dirawat di RSUD Kota Prabumulih.
Kapolres Prabumulih, AKBP Endro Aribowo SIK MAP, beserta jajarannya telah menjenguk Jauhari pada Selasa (14/1/2025).
Kakek kelahiran Curup, Bengkulu pada 15 Juni 1970 itu telah didiagnosa mengalami patah tulang hidung dan telah menjalani operasi.
Dalam kunjungannya, Kapolres Prabumulih menyampaikan permohonan maaf kepada Jauhari, keluarga, dan masyarakat atas kejadian yang viral tersebut.
Kapolres menegaskan bahwa Polres Prabumulih akan bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya perawatan Jauhari hingga pulih.
Kapolres juga memberikan informasi mengenai kondisi anggota Polres yang terlibat, yaitu M Yunus, yang sedang menjalani perawatan di RS AR Bunda dan dirujuk ke RS Hermina Palembang karena mengalami cedera patah tulang lengan, retak di bahu, dan luka robek di kepala.
Kapolres menekankan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah yang tidak disengaja, namun proses hukum terhadap anggota tersebut akan tetap berjalan setelah yang bersangkutan sembuh.
Sebagai langkah awal, anggota tersebut telah dicopot dari jabatannya untuk mempermudah proses penyelidikan oleh Propam.
Kapolres berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh anggota Polres Prabumulih untuk lebih berhati-hati dalam bertugas dan bersikap lebih humanis terhadap masyarakat.
Kronologi Kejadian
Sebelumnya diberitakan, Jauhari (54), kakek asal Curup, Bengkulu menjadi korban arogansi oknum polisi anggota Polres Prabumulih.
Jauhari mengalami perlakuan tidak menyenangkan, ditabrak hingga ditendang wajahnya oleh oknum polisi yang diketahui bernama M Yunus.
Jauhari mengatakan, saat ditendang, ia sedang dalam kondisi kesakitan di pinggir jalan setelah mengalami kecelakaan.
Warga Dusun 1 Desa Alai, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim ini menjelaskan bahwa saat itu ia sedang berkendara dan hendak menyeberang ke minimarket di depan rumah dinas Walikota Prabumulih.
"Saat itu saya mau menyeberang ke Indomaret, saya sudah sangat lambat sekali. Setelah nyeberang tiba-tiba dari arah Palembang bapak itu dengan motor menabrak saya," ungkap Jauhari kepada wartawan, Senin (13/1/2025).
| Kebijakan Kepala BGN Baru Nanik S Deyang, Batasi Jumlah Dapur MBG: Kami Beresin Dulu Ini |
|
|---|
| Rupiah Melemah, Komisi XI DPR Minta BI Gerak Cepat Cegah Lonjakan Harga yang Bikin Rakyat Menjerit |
|
|---|
| Upaya Menkeu Purbaya Atasi Rupiah Melemah, Gandeng BI dan Siapkan Jurus Tarik Modal Asing |
|
|---|
| Dugaan Korupsi MBG Rp10 Triliun, Guntur Romli Desak Prabowo Bubarkan BGN: Cacat Sejak Lahir |
|
|---|
| Profil dan Harta Kekayaan Agustina Arumsari Pengganti Sony Sanjaya, Siap Kuliti Aliran Dana MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Polisi-Prabumulih-Tendang-Warga-Patah-Hidung.jpg)