Senin, 8 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Beda Pernyataan Anak Kakek asal Curup yang Wajahnya Ditendang Polisi dan Kapolres Prabumulih

Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo membantah bahwa pihak keluarga kakek Jauhari (54) telah membuat laporan resmi.

Tayang:
Dok Warga
Istri Iptu YS dan Jauhari sempat sempat dipertemukan di Polres Prabumulih. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo membantah bahwa pihak keluarga kakek Jauhari (54) telah membuat laporan resmi terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oknum perwira polisi bernama Iptu M Yunus.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo SIK MAP menyatakan belum ada laporan terkait kasus tersebut.

"Tidak ada dan belum ada, pemberitahuan ke kita belum ada," ungkap Kapolres Prabumulih singkat usai menghadiri paripurna penetapan walikota dan wakil walikota di gedung DPRD Prabumulih, Rabu (15/1/2025).

Padahal sebelumnya, anak kakek Jauhari (54), menyatakan telah secara resmi membuat laporan polisi atas kasus penganiayaan.

Hal ini diungkap Rini, anak korban saat dikonfirmasi Tribunsumsel lewat sosial medianya. 

Rini mengatakan bahwa pihak keluarga telah melaporkan Iptu Yunus ke Polres Prabumulih kasus penganiayaan terhadap ayahnya, Jauhari.

"Kasus penganiayaannya kami sudah melaporkannya dan dalam proses kasusnya ke Polres," kata Rini, Rabu (15/1/2025).

Sementara mengenai pencopotan jabatan Iptu Yunus, Rini menyebutkan hal itu sudah sesuai dengan kode etik pihak kepolisian.

"Tentang pencopotan jabatan tersebut itu sudah sesuai kode etik mereka," terangnya.

Adapun kondisi Jauhari saat ini diungkap Rini masih dalam perawatan.

"Masih dalam perawatan" ujar Rini.

Oknum polisi di Prabumulih bernama M Yunus, tabrak dan tendang wajah Jauhari, kakek asal Curup, Bengkulu hingga berdarah.
Oknum polisi di Prabumulih bernama M Yunus, tabrak dan tendang wajah Jauhari, kakek asal Curup, Bengkulu hingga berdarah. (Ist)

Polisi Tendang Wajah Warga

Anggota Polres Prabumulih yang bernama M Yunus sebelumnya diketahui menabrak seorang kakek asal Curup, Bengkulu yang bernama Jauhari (54).

Iptu M Yunus menabrak Jauhari di depan kantor Wali Kota Prabumulih pada Senin (13/1/2025).

Setelah menabrak Jauhari, Iptu M Yunus malah marah-marah hingga menendang wajah Jauhari hingga berdarah.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved