Sabtu, 6 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Mendikti Saintek Satryo Brodjonegoro Buka Suara Dituding Tampar dan Pecat Sepihak Pegawai

Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro akhirnya buka suara terkait tudingan tampar dan pecat sepihak pegawai.

Tayang:
Mendikti Saintek
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro akhirnya buka suara terkait tudingan tampar dan pecat sepihak pegawai. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro akhirnya buka suara setelah dituding menampar dan pecat sepihak pegawai.

Tuduhan tersebut mencuat setelah aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gedung Kemendiktisaintek, Senayan, Jakarta, pada Senin (20/1/2025). 

Satryo Soemantri Brodjonegoro membantah tuduhan dirinya melakukan penamparan terhadap pegawai dan melakukan pemecatan sepihak. 

"Penamparan? Tidak ada sama sekali," tegas Satryo saat ditemui di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Satryo menduga aksi demo dipicu ketidakpuasan terhadap kebijakannya yang melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap pegawai di kementerian tersebut. 

Menurut dia, mutasi merupakan bagian dari upaya pembenahan setelah pemecahan kementerian menjadi beberapa entitas mandiri.

"Kita ingin membenahi. Pak Presiden mengatakan harus hemat dengan anggaran pemerintah," jelasnya. 

"Ada mutasi cukup besar dan karena memang ada pihak-pihak yang tidak berkenan dimutasi."

Sebelumnya, ratusan pegawai Kemendiktisaintek menggelar unjuk rasa terkait dugaan kekerasan oleh sang menteri. Beberapa peserta aksi menuding 

Satryo sering menampar pegawai dan memecat ASN. 

Salah satu spanduk yang dibawa peserta demo bahkan menyebutkan permintaan untuk dibebaskan dari "menteri pemarah dan suka bermain tangan."

Unjuk Rasa di Kemendikti Saintek

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mendadak menjadi sorotan publik pada Senin (20/1/2025) siang.

Hal itu karena sejumlah pegawan Kemendikti Saintek menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kemendikti Saintek di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Dengan pakaian serba hitam, para pegawai Kemendikti Saintek berkumpul membawa spanduk protes bahwa mereka bukan pegawai pribadi Prof. Satryo dan istri.

Ketua Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek, Suwitno mengungkapkan permasalahan yang tengah terjadi di Kemendikti Saintek.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved