Jumat, 5 Juni 2026

Longsor Pekalongan

Kisah Dramatis Winarno, Warga Pekalongan yang Evakuasi Sendiri Istrinya Terjebak Longsor Berjam-jam

Kisah dramatis Winarno (42), seorang warga Pekalongan yang berjuang menyelamatkan istrinya yang terjebak longsor selama berjam-jam. 

Tayang:
Kompas
Sejumlah relawan melakukan evakuasi korban longsor Pekalongan pada Selasa (21/1/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bencana longsor yang terjadi di Desa Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengah, pada Minggu (19/1/2025) menyisakan kisah dramatis dari Winarno (42), seorang warga yang berjuang menyelamatkan istrinya yang terjebak longsor selama berjam-jam. 

Dengan tekad dan keberanian, Winarno menyusul sang istri yang berada di lokasi kejadian, meski harus berjalan kaki menembus medan yang sulit.

Winarno mengisahkan, dirinya mendengar kabar bahwa istrinya ikut menjadi korban longsor itu pada Senin malam setelah pulang kerja.

”Habis pulang kerja, saya belum sempat sampai di rumah, ada kabar dari teman bahwa istri saya terjebak di longsor,” kata Winarno dalam wawancara dengan Kompas TV, pada Selasa.

Setelah mendengar kabar itu, Winarno langsung mencoba menuju ke lokasi.

Namun, di tengah jalan, dia harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki karena jalan yang terdampak longsor tidak bisa dilalui sepeda motor.

”Saya ke sana dengan melewati sisa longsoran yang begitu dahsyat,” ujar Winarno yang merupakan warga Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono.

Karena medan yang sulit, mereka terkepung longsor berjam-jam dan istri Winarno baru bisa dievakuasi pada Selasa (21/1/2025) pagi.

"Tidak ada alat untuk mengevakuasi karena semuanya terbatas," kata Winarno.

Winarno bahkan harus mengevakuasi sendiri istrinya dan harus berjalan kaki hingga 5 km.

"Jarak dari TKP ke puskesmas, kurang lebih 5 km," ujarnya.

Winarno menambahkan, saat ini, istrinya telah dievakuasi dan dirawat di puskesmas setempat.

Dia menyebut, kondisi istrinya masih lemas dan mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuh.

”Saat ini, kondisinya masih lemas. Banyak (anggota badan) yang luka-luka dan memar-memar karena terbawa oleh longsor tadi malam. Alhamdulillah masih bisa menyelamatkan diri,” tuturnya.

Warga lainnya, Daryanti, mengatakan, anaknya juga ikut menjadi korban luka dalam bencana tanah longsor tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved