Pengecer Dilarang Jual LPG 3 Kg
Larangan Eceran Elpiji 3 Kg di Warung, Disperindag Bengkulu Utara Ingatkan Pangkalan dan Masyarakat
Pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait larangan elpiji 3 kilogram atau subsidi dijual di warung atau tingkat pengecer.
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait larangan elpiji 3 kilogram atau subsidi dijual di warung atau tingkat pengecer.
Distribusi elpiji 3 Kg hanya boleh dijual oleh agen melalui sub agen atau pangkalan gas kepada konsumen, tanpa melalui pengecer lagi.
Menanggapi hal itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bengkulu Utara Syahbani (55) menjelaskan, kebijakan tersebut guna memastikan pendistribusian LPG 3 Kg teratur, tertib dan tepat sasaran.
"Iya betul, penjualan gas kita hanya sebatas pangkalan, sekarang tinggal lagi pangkalan terhadap warung itu," jelas Syahbani.
Diketahui warung yang mengecer elpiji 3 Kg tersebut kerap mendapat gas dari pangkalan, sedangkan pangkalan diharuskan menjual gas tersebut langsung ke masyarakat.
"Wewenang kita batas mengimbau supaya pangkalan tidak menjual kepada warung pengecer," ucap Syahbani.
Hal tersebut dilakukan supaya ada keteraturan dan tertib dalam pendistribusian gas elpiji bersubsidi yang tepat sasaran ke masyarakat.
Namun terkadang masyarakat juga selaku konsumen yang membeli gas di warung eceran dengan alasan jarak.
"Tinggal lagi tergantung pada masyarakatnya, masyarakat kan bisa membeli ke pangkalan, tapi kadang masyarakat yang tidak mau jauh, jadi membeli di warung sebelah rumahnya meskipun harganya berbeda," ungkap Syahbani.
Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji 3 kg di masing-masing kecamatan berbeda-beda berdasarkan penetapan harga yang telah disesuaikan.
HET paling rendah di Kecamatan Air Napal, Kerkap, Tanjung Agung Palik, Hulu Palik, Lais, Air Besi dan Air Padang yakni Rp 19.000
Sementara HET di Kecamatan Giri Mulya, Napal Putih, Ulok Kupai, Putri Hijau dan Marga Sakti Sebelat yakni Rp 21.000 per tabung.
Kemudian untuk HET di Kecamatan Batik Nau, Arma Jaya, Arga Makmur, Padang Jaya, Ketahun dan Pinang Raya Rp 20.000.
Sedangkan warung secara otomatis menjual elpiji 3 Kg dengan harga yang lebih tinggi dari pangkalan tersebut.
Pengecer Dilarang Jual LPG 3 Kg
Pengecer
Pengecer tak boleh jualan gas elpiji 3 kg
lpg 3 kilogram
Elpiji 3 Kilogram
Bengkulu Utara
Bengkulu
| Respon Pemprov Bengkulu soal Larangan Elpiji 3 Kg Dijual di Warung-warung |
|
|---|
| Pengecer Dilarang Jual Elpiji 3 Kg, PKL Kepahiang Bengkulu Minta Kemudahan Beli di Pangkalan |
|
|---|
| Pemilik Pangkalan di Bengkulu Selatan Dukung Larangan Jual Elpiji ke Pengecer, Stok Aman |
|
|---|
| Larangan Elpiji 3 Kg Dijual di Warung Pengecer, Disperindag Kota Bengkulu Siap Awasi Distribusi |
|
|---|
| Gas Elpiji 3 Kilogram Dilarang Dijual Pengecer, Disperindag Kepahiang Bengkulu Tunggu Surat Resmi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/SYAHBANI-422025.jpg)