Kamis, 11 Juni 2026

DPRD Kepahiang

DPRD Kepahiang Dorong Pembangunan Jalan Sentra Produksi Merigi untuk Ringankan Beban Petani

Ketua Komisi III DPRD Kepahiang Muhammad Nopriandi meminta Pemkab Kepahiang memperhatikan infrastruktur Jalan Sentra Produksi (JSP).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
BANGUN JALAN - Ketua Komisi III DPRD Kepahiang ,Provinsi Bengkulu, Muhammad Nopriandi saat diwawancara pada Selasa (4/2/2025). Pemkab Kepahiang diminta membangun jalan di Merigi untuk mempermudah pengangkutan hasil kebun warga. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Ketua Komisi III DPRD Kepahiang Muhammad Nopriandi mendorong Pemkab Kepahiang Provinsi Bengkulu memperhatikan infrastruktur Jalan Sentra Produksi (JSP), khususnya di Kecamatan Merigi.

Di daerah ini, kata Nopriandi, masih banyak warga yang mengangkut hasil kebun dengan ojek, dari kebun menuju tempat pengumpulan.

Namun, ongkos ojek ini masih cukup mahal, karena keterbatasan dan sulitnya akses jalan.

Dengan dibangunnya jalan-jalan kebun ini, Nopriandi mengatakan beban petani akan berkurang, dan ongkos ojek untuk mengangkut hasil kebun ini juga bisa turun.

"Kalau sekarang, itu sekitar Rp 15 ribu, tergantung jarak. Kalau nanti jalan dibangun, mungkin bisa turun menjadi Rp 5 ribu saja," kata Nopriandi kepada TribunBengkulu.com, Selasa (4/2/2025).

Jika beban ongkos pengangkutan ini turun, maka biaya produksi kebun juga turun, dan aktifitas ekonomi masyarakat akan meningkat.

Di Kecamatan Merigi sendiri, dikatakan banyak menghasilkan tanaman palawija, seperti jagung, wortel, dan sayuran lain.

Hal ini juga sudah diusulkan ke Pemkab Kepahiang saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Merigi beberapa waktu lalu.

"Itu harapan kami sebagai pengemban aspirasi masyarakat kepada Pemkab Kepahiang," ujar Nopriandi.

Selain infrastruktur, Nopriandi juga mengusulkan aset terminal yang ada di Merigi agar diubah menjadi gedung serbaguna.

Terminal ini dikatakan sudah lama terbengkalai, sehingga dengan sedikit renovasi, bisa diubah menjadi gedung pertemuan.

"Selama ini, masyarakat di Merigi dan Ujan Mas banyak menggunakan gedung di Curup untuk melakukan kegiatan. Dengan adanya gedung ini, akan membantu masyarakat, sekaligus menambah PAD kita," ungkap Nopriandi. (Adv)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved