Jalan Rusak di Bengkulu Utara

Warga Bengkulu Utara Keluhkan Jalan Rusak Sering Sebabkan Kecelakaan, Hampir 5 Tahun Tak Diperbaiki

Warga Desa Taba Baru, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, Ariantoni (44) mengeluhkan jalan rusak di desanya kerap sebabkan kecelakaan.

Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M. Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
JALAN RUSAK - Kondisi jalan lintas Desa Taba Baru alami kerusakan parah sejak 5 tahun terakhir, Rabu (5/2/2025). Warga Desa Taba Baru, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, Ariantoni (44) mengeluhkan jalan rusak di desanya kerap menyebabkan kecelakaan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Warga Desa Taba Baru, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, Ariantoni (44) mengeluhkan jalan rusak di desanya yang sering menyebabkan kecelakaan.

Jalan rusak tersebut merupakan akses penghubung antar Desa Kalbang dan Desa Suka Langu serta penghubung kecamatan Arga Makmur dan Kecamatan Lais. 

"Sudah lama rusaknya, sekitar 5 tahun lah," ungkap Ariantoni kepada TribunBengkulu.com, Kamis (5/2/2025). 

Tampak sekitar lima Kilometer jalan di Desa Taba Baru, Bengkulu Utara itu rusak parah dengan kondisi jalan yang sangat bervariatif dari gelombang jalan maupun lubang yang dalam. 

Lebar dan kedalaman masing-masing lubang jalan di Desa Taba Baru juga bermacam-macam yakni lebar 0,5 - 3 meter dengan kedalaman sekitar 5-15 cm. 

Kerusakan jalan yang terjadi di desanya tersebut sudah sangat parah sehingga menyebakan kemacetan. 

Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Rusak di Pasar Purwodadi Kota Arga Makmur Bengkulu Utara, Minta Diperbaiki

"Jalannya macet otomatis menyusahkan kami sebagai pengendara disini," ucap Ariantoni yang juga merupakan pedagang sayur keliling. 

Jalan rusak tersebut juga pernah mengakibatkan dirinya mengalami kecelakaan dan motor yang digunakannya untuk berdagang sayur keliling menjadi cepat rusak. 

"Iya kami pedagang sayur keliling sering teguling dijalan akibat jalan rusak itu," beber Ariantoni. 

Selain itu juga truk pengangkut sawit dan batu bara kerapkali terguling akibat masuk lubang

"Tidak terhitung seringkali membuat kecelakaan, apalagi mobil truk angkutan sawit itu yang sering terguling," terang Ariantoni. 

Ia berharap kepada pemerintah untuk dapat memperbaiki jalan rusak di desanya tersebut.  

"Intinya kami minta tolong kepada pemerintah untuk segera diperbaiki jalan ini," harap Ariantoni sambil menunjuk jalan rusak dekat rumahnya.

DISCLAIMER: Reporter TribunBengkulu.com di lapangan masih mengupayakan konfirmasi kepada pihak yang berwenang. TribunBengkulu.com akan terus mengupdate berita ini

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved