Selasa, 9 Juni 2026

Berita Mukomuko

Respon Pengecer di Mukomuko Bengkulu usai Dibolehkan Lagi Jual Elpiji 3 Kg

Pengecer dipersilahkan untuk menjual gas elpiji 3 kilogram, Pengecer sebut dapat mempermudah masyarakat mendapatkan gas elpiji.

Tayang:
Panji Destama/ Tribunbengkulu.com
PENGECER GAS ELPIJI - Pengecer gas elpiji 3 kilogram di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis (6/2/2025). Pengecer ungkap dengan menjual gas elpiji 3 kilogram dapat mempermudah masyarakat mendapatkan gas elpiji subsidi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Afri Zulpan (42) salah satu pengecer gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mengaku senang bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram kembali.

Menurutnya dengan diperbolehkan kembali pengecer menjual gas elpiji 3 kilogram, tidak lagi mempersulit masyarakat untuk mendapatkan gas elpiji.

“Alhamdulillah bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram,” ungkap Afri salah satu pengecer di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, Bengkulu, pada Kamis (6/2/2025).

Dengan adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat ini, selain mempermudah pengecer juga mempermudah masyarakat untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung PA Mukomuko, Jaksa: Ada Saksi yang Mangkir

Dengan adanya pengecer ini, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

“Adanya pengecer ini mempermudah masyarakat sekita untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram,” tutur Afri.

Afri juga menjelaskan, dengan upaya membuat pengecer menjadi sub pangkalan, dirinya sangat mendukung.

Pasalnya dengan menjadi sub pangkalan, pihaknya dapat dengan mudah mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

“Kalau jadi sub pangkalan, kami pengecer dapat dengan mudah mendapatkan gas elpiji 3 kilogram,” jelas Afri.

Afri juga mengungkapkan, jika nanti wacana membuat sub pangkalan gas ini sudah berjalan.

Pihaknya berharap adanyan sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten Mukomuko ataupun pihak agen untuk dapat memahami pola kerja sebagai sub pangkalan.

“Diharapkan adanya sosialisasi kalau jadi sub pangkalan, baik itu membuat izin ataupun menggunakan aplikasi tertentu,” tutup Afri.

Harga jual gas elpiji 3 kilogram yang dijual oleh dirinya ini seharga Rp 32 ribu per tabung.

Untuk diketahui, dilansir dari Tribunnews, Presiden Prabowo Subianto mengambil respon cepat menyelesaikan polemik distribusi elpiji 3 kg. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved