Senin, 8 Juni 2026

Kalender 2025

Kalender Februari 2025 : Daftar Perayaan dan Peringatan Hari Penting : Hari Trenggiling Sedunia

Kalender Februari 2025 : Perayaan dan Peringatan Penting pada Tanggal 17 Februari

Tayang:
Penulis: Dwi Wulandari | Editor: M Syah Beni
Tangkapan Layar Situs Kementerian Agama RI
KALENDER FEBRUARI 2025 - Tangkapan layar kalender tahun 2025 yang diambil dari situs Kementerian Agama (Kemenag), Senin (17/02/2025). Tanggal 17 Februari 2025 terdapat berbagai peringatan penting di berbagai penjuru dunia. Berikut informasinya. 

Melansir dari National Day Calendar, kubis atau kol adalah makanan kuno yang berasal dari Asia Kecil (sekarang Turki) dan Mediterania timur.

Penjelajah Perancis, Jacques Cartier, dikenal sebagai orang pertama yang membawa kubis ke Amerika.

Kubis memiliki beragam cara penyajian, mulai dari dimakan mentah, dikukus, hingga ditumis, dan menjadi bahan populer dalam berbagai resep di Asia, Jerman, Irlandia, dan Latin.

Selain rasanya yang lezat, kubis juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Dengan hanya mengandung sekitar 6 kalori per daun, kubis menjadi pilihan makanan rendah kalori yang sering dijadikan bagian dari program diet. Tanpa lemak atau kolesterol, rendah natrium dan karbohidrat, serta kaya akan vitamin C, kubis menjadi makanan yang baik untuk tubuh.

Meski demikian, hingga kini tidak diketahui siapa yang menginisiasi peringatan Hari Kubis Nasional.

Dengan sederet perayaan yang hadir pada tanggal 17 Februari ini, kita bisa melihat bagaimana setiap hari memiliki makna dan pesan penting, dari pelestarian satwa hingga penghargaan terhadap makanan sehat.

Demikianlah sederet peristiwa ataupun perayaan yang diperingati pada tanggal 17 Februari. Hari ini tidak hanya menjadi momen penting bagi Kota Parepare, tetapi juga bagi dunia, dengan adanya peringatan Hari Trenggiling Sedunia, Hari Roh Manusia, dan Hari Kubis Nasional.

Setiap perayaan ini mengandung makna yang mendalam, mulai dari upaya pelestarian alam, refleksi atas nilai-nilai kemanusiaan, hingga penghargaan terhadap kekayaan pangan.

Semua ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keseimbangan dalam hidup, baik itu terhadap alam, diri sendiri, maupun sesama.

 

(Dwi Wulandari - UMB)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved