Viral di Bengkulu
Duduk Perkara Cekcok Mulut Satpam dan Keluarga Pasien di RSMY, Viral di Bengkulu
Duduk perkara cekcok satpam Rumah Sakit dr M Yunus (RSMY) Bengkulu dengan keluarga pasien hingga viral di media sosial (medsos).
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Duduk perkara cekcok satpam Rumah Sakit dr M Yunus (RSMY) Bengkulu dengan keluarga pasien hingga viral di media sosial (medsos).
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, tampak seorang perempuan sedang memvideokan percakapannya dengan seorang satpam di RSMY.
Dari video tersebut terjadi ribut mulut antara pihak satpam dan juga perempuan yang merekam video keributan mereka.
Mendapati video tersebut TribunBengkulu.com mencoba untuk melakukan penelusuran langsung ke TKP RSMY Bengkulu.
Setibanya di sana ternyata dikonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi pada Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 20.50 WIB.
Bermula saat suami pasien bernama David Oktavian (48) ingin masuk ke ruang B2 Seruni untuk mengantarkan obat kepada istrinya bernama Emilda yang saat itu sedang dirawat di sana.
Dari rekaman CCTV terlihat bahwa David masuk terlebih dahulu namun anaknya yang masih berusia 7 tahun masih tertinggal di luar karena tidak diperbolehkan masuk oleh satpam RSMY bernama Rabbani Muhamad (21).
Melihat anaknya tidak diperbolehkan masuk David kemudian kembali lagi untuk mengajak anaknya tersebut masuk, namun dihalangi oleh Rabbani.
Rabbani beralasan berdasarkan aturan rumah sakit anak berusia di bawah 12 tahun dilarang untuk memasuki area ruang perawatan pasien.
Namun David saat itu tidak terima atas perbuatan yang dilakukan oleh Rabbani dan kemudian langsung menghubungi anak perempuannya bernama Dea yang sedang menjaga istrinya di rungan.
Setelah ke TKP keributan Dea kemudian terlibat perdebatan dengan Rabbani seperti yang videonya viral tersebar di media sosial.
Saat kejadian Dea marah kepada Rabbani karena menurutnya Rabbani tidak menunjukkan sikap yang baik dan sopan kepada ayahnya David.
Apalagi menurut Dea, usia Rabbani jauh lebih muda jika dibandingkan dengan ayahnya, sehingga tidak seharusnya berkata kasar pada ayahnya.
Dea juga menilai jika Rabbani saat itu seharusnya berkata dengan baik, dan jika memang tidak memperbolehkan adiknya masuk, sebaiknya adiknya diajak menunggu di pos tempat Rabbani berjaga mengingat adiknya masih berusia 7 tahun.
berita viral di bengkulu
Viral di Bengkulu
viral
viral di media sosial
Video Viral
RSMY Bengkulu
RSMY
Bengkulu
Cekcok
Cekcok Mulut
Duduk Perkara
| Buka Suara Kadis Koperasi UMKM Soal Parkir di Balai Buntar Bengkulu: Sudah Resmi Itu |
|
|---|
| Kisah Hidup Fitri, Gadis 27 Tahun di Desa Padang Tambak Bengkulu Tengah yang Dinikahi Kakek 73 Tahun |
|
|---|
| Alasan Ibu Bunga Fitri Restui Putrinya Dinikahi Kakek Usia 73 tahun, Bantah Karena Punya Utang |
|
|---|
| Sosok Sai'un Kakek Berumur 73 Tahun di Bengkulu Tengah Nikahi Fitri 27 Tahun Dari Perkenalan Singkat |
|
|---|
| 'Demi Allah Aku Rela', Ibu di Bengkulu Tengah Restui Putrinya Menikah dengan Kakek 73 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Perdamaian-keluarga-pasien-dan-satpam-RSMY-2025.jpg)