Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Rejang Lebong

3 Bencana Alam Mengintai Rejang Lebong Bengkulu, Waspada Cuaca Ekstrem

Cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang ini dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
M Rizki Wahyudi/TribunBengkulu.com
RAWAN LONGSOR - Kondisi di jalan penghubung Desa Tebat Pulau Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, pada Rabu (26/2/2025). Jalan ini sempat tertutup material tanah longsor pada Senin (24/2/2025), waspada cuaca ekstrem. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi 

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Sejak beberapa hari terakhir cuaca buruk melanda wilayah Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang ini dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

Bencana yang dimaksud seperti banjir, longsor, angin kencang dan pohon tumbang. Bencana ini mengintai Rejang Lebong karena cukup rawan terjadi. 

"Betul, pada cuaca buruk seperti ini rawan terjadi bencana hidrometeorologi, kita patut waspada akan kemungkinan terjadi bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong Drs Shalahuddin melalui Kasi Kedaruratan BPBD Rejang Lebong Rio Agustian Pakpahan. 

Rio menyebut sejumlah wilayah di Kabupaten Rejang Lebong memang rawan terjadi bencana longsor.

Bahkan sejauh ini, sudah ada kejadian longsor yang terjadi, yakni di Desa Tebat Pulau Kecamatan Bermani Ulu pada Senin (24/2/2025). 
 
Tak hanya longsor saja, bencana banjir dan pohon tumbang juga rawan terjadi.

Namun untuk banjir yang kerap terjadi diwilayah perkotaan, itu disebabkan oleh saluran air yang tidak berfungsi maksimal.

Jadi saat terjadi hujan deras dengan intensitas lama, genangan air kerap terjadi dibeberapa titik. 

"Jadi kita imbau untuk waspada dan hati-hati dengan potensi bencana alam," lanjut Rio. 

BPBD Rejang Lebong memastikan pihaknya dalam status siaga 24 jam baik personel maupun alat evakuasi.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang rumahnya berada di sekitar kawasan aliran sungai maupun tebing tinggi untuk waspada. 

"Jika ada bencana segera hubungi kami," jelas Rio.

Baca juga: Bupati Rejang Lebong Bengkulu Tegaskan Tidak Ada Pungutan Apapun untuk Siswa SD SMP

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved