Rabu, 3 Juni 2026

Berita Seluma

Ada Dugaan Oknum Lakukan Pungli di Alun-Alun Tais Seluma Bengkulu

Diduga Ada Pungli di Alun-Alun Tais Seluma Bengkulu, Pengunjung Dimintai Uang Rp 15 Ribu Untuk Biaya Kebersihan

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
ADA PUNGLI- Pengunjung alun-alun Tais mengeluhkan adanya oknum meminta uang dengan alasan untuk kebersihan. DLH menegaskan ini adalah la Pungli, alun-alun Tais terbuka untuk umum 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Alun-Alun Tais di Kelurahan Pasar Tais Kecamatan Seluma saat ini mulai ramai dikunjungi masyarakat menemani anak bermain atau sekedar bersantai menunggu malam.

Namun ada hal tak mengenakan terjadi, ada oknum memungut uang kepada pengunjung. 

"Belum lama kejadiannya dang, saya sedang duduk. Tiba-tiba ada yang datang minta duit Rp 15 ribu, katanya untuk biaya kebersihan," keluh Uj warga Kecamatan Seluma Selatan yang minta namanya tak ditulis lengkap, Jumat (28/2/2025).

Tidak ada bukti atau karcis yang diberikan saat meminta uang tersebut ucap Uj. Dirinya terpaksa membayar karena saat itu sedang menemani anaknya yang sedang bermain. 

"Sempat saya tanya pungutan ini dari dinas mana, dia tidak mau menjawab. Dia (oknum, red) hanya menjawab bahwa uang ini untuk biaya kebersihan," jelas Uj.

Uj sangat menyangkan tindakan oknum yang meminta uang tersebut.

Sebab dirinya mengetahui bahwa alun-alun ini merupakan zona hijau kawasan bermain anak tidak ada pungutan yang dibebankan ke pengunjung. 

Baca juga: Melihat Tradisi Punggahan Warga Dusun 5 Desa Cahaya Negeri di Seluma Bengkulu, Sambut Ramadhan

"Kalau parkir sah saja ada pungutan. Tapi kalau masuk kita harus bayar, berarti alun-alun ini di komersilkan. Tidak terbuka untuk umum," katanya. 

Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Seluma Sudarman ketika dikonfirmasi menanggapi bahwa tidak ada pungutan untuk pengunjung di alun-alun Tais.

Masyarakat bebas berkunjung dan memanfaatkan fasilitas yang ada.

"Bukan dari dinas kami oknum itu. Kami tidak ada memungut uang ke pengunjung, walau alasannya untuk uang kebersihan," tegas Sudarman. 

Pungutan kebersihan memang ada di Kelurahan Pasar Tais ucap Sudarman, namun untuk rumah makan, masyarakat yang berjualan tidak untuk pengunjung yang datang ke alun-alun Tais. 

"Kalau ada lagi oknum seperti ini jangan dilayani, cepat lapor ke yang berwajib atau ke kami DLH. Agar oknum yang memungut dapat ditindaklanjuti untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," sampai Sudarman. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved