Kamis, 4 Juni 2026

BPI Danantara

Karier dan Kekayaan Burhanuddin Abdullah, Ketua Pakar Danantara, Pernah Korupsi Aliran Dana BI

Perjalanan karier dan harta kekayaan Burhanuddin Abdullah, Ketua Tim Pakar Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Tayang:
Dok Ikopin University
BURHANUDDIN ABDULLAH - Burhanuddin Abdullah, bekas Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran yang ditunjuk menjadi Ketua Tim Pakar Danantara. Inilah perjalanan karier dan harta kekayaan Burhanuddin Abdullah, Ketua Tim Pakar Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang pernah jadi terpidana alirana dana Bank Indonesia pada tahun 2008 lalu. (Dok Ikopin University) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Inilah perjalanan karier dan harta kekayaan Burhanuddin Abdullah, Ketua Tim Pakar Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang pernah jadi terpidana alirana dana Bank Indonesia pada tahun 2008 lalu.

Nama Burhanuddin Abdullah kembali mencuat di dunia investasi dan pengelolaan aset. 

Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid ini kini menjabat sebagai Ketua Tim Pakar dan Inisiator Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). 

Danantara, yang akan resmi diluncurkan pada Senin (24/2/2025), memiliki mandat besar dengan mengelola aset mencapai 900 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14.715 triliun.

Danantara adalah kependekan dari Daya Anagata Nusantara. 

Dikutip dari laman resmi Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto telah resmi meluncurkan Danantara pada Senin, 24 Februari 2025. 

Peluncuran badan yang dilakukan di Halaman Istana Kepresidenan tersebut bertujuan untuk mengelola investasi nasional.

"Peluncuran Danantara Indonesia hari ini memiliki arti yang sangat penting karena Danantara Indonesia bukan sekadar badan pengelola investasi melainkan harus menjadi instrumen pembangunan nasional yang akan mengoptimalkan cara kita mengelola kekayaan Indonesia," kata Prabowo ketika itu.

Sebagai informasi, peluncuran Danantara dilakukan setelah Prabowo menandatangani Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN di Istana Kepresidenan.

Burhanuddin Abdullah kemudian ditunjuk menjadi Ketua Tim Pakar Danantara. 

Penunjukkan dirinya menjadi ketua tim pakar dari Danantara tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.

Lantas bagaimana perjalanan karier dan harta kekayaan Burhanuddin Abdullah hingga dia dipercaya menjadi ketua tim pakar Danantara?

Perjalanan Karier Burhanuddin Abdullah

Burhanuddin Abdullah mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI).

Ia lahir di Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1947.

Selain pernah menjadi menteri di Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Du, Burhanuddin Abdullah juga pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode Mei 2003-Mei 2008.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved