Efisiensi Anggaran di Bengkulu
Seleksi Paskibraka di Mukomuko Bengkulu Terdampak Efisiensi Anggaran, Tak Ada Reward
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu ikut terdampak efisiensi anggaran.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu ikut terdampak efisiensi anggaran.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mukomuko, Ali Mucshin.
Untuk kegiatan yang terdampak efisiensi anggaran yakni seleksi tahapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
“Kita juga terdampak efisiensi anggaran tersebut, termasuk seleksi paskibraka,” ungkap Ali saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Rabu (5/3/2025).
Lanjutnya, untuk anggaran seleksi paskibraka dialokasikan sekitar Rp 800 juta. Kemungkinan anggaran tersebut akan dipangkas.
Anggaran yang dipangkas terkait seleksi paskibraka ini berupa kegiatan reward bagi Paskibraka yang nanti lulus seleksi.
“Tahun ini kemungkinan tak ada reward untuk paskibraka yang lulus seleksi karena adanya efisiensi anggaran,” tutur Ali.
Ali juga menjelaskan, untuk di tahun anggaran 2025 ini, tak ada reward seperti tahun-tahun sebelumnya.
Untuk di tahun 2024, Paskibraka mendapatkan reward ke Sumatera Barat dan mendapatkan uang saku.
“Kalau dulu tahun 2024, mereka ke Sumatera Barat dan mendapatkan uang saku, mungkin untuk di tahun 2025 ini tak ada lagi,” jelas Ali.
Selain itu, Ali juga mengungkapkan, pihaknya nanti akan mencoba mengusahakan tetap adanya reward bagi Paskibraka.
Hanya saja reward yang nanti akan diterima berupa uang saku saja.
“Kita upayakan adanya reward bagi paskibraka nantinya, seperti pakaian untuk upacara nanti tidak adanya pemotongan anggaran ataupun efisiensi anggaran,” kata Ali.
Baca juga: Dukung Larangan Study Tour-Wisuda Sekolah, Waka Komisi III DPRD Mukomuko: Memberatkan Wali Murid
| Blak-blakan Bupati Kepahiang Soroti Pemborosan APBD, Perjalanan Dinas Jadi Perhatian |
|
|---|
| Gubernur Bengkulu Larang PHK PPPK di Tengah Tekanan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen |
|
|---|
| Nasib 1.626 PPPK Bengkulu di Tengah UU HKPD, Gubernur Tolak PHK dan Siapkan Efisiensi |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Latsar CPNS Bengkulu Tengah Dilaksanakan Daring |
|
|---|
| Bupati Zurdi Nata Rampingkan Struktur OPD di Kepahiang, Sejumlah Dinas Dilebur Demi Efisiensi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kesbangpol-Mukomuko-Terdampak-Efisiensi-Anggaran-Paskibraka-tak-mendapat-reward.jpg)