Efisiensi Anggaran di Bengkulu
Blak-blakan Bupati Kepahiang Soroti Pemborosan APBD, Perjalanan Dinas Jadi Perhatian
Bupati Kepahiang, Zurdi Nata menyoroti kondisi keuangan daerah yang perlu dilakukan penghematan dan penataan anggaran secara lebih tepat
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Kepahiang masih masuk dalam kategori pemborosan anggaran, terutama pada penggunaan biaya perjalanan dinas luar daerah yang dianggap masih terlalu tinggi.
- Pemerintah daerah akan lebih memprioritaskan program pembangunan infrastruktur dan peningkatan belanja modal karena kondisi infrastruktur di Kepahiang saat ini masih tergolong rendah.
- Dalam pembahasan APBD Perubahan (APBDP), pemerintah akan kembali melakukan penyisiran terhadap seluruh anggaran agar penggunaannya benar-benar tepat sasaran.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Bupati Kepahiang Zurdi Nata menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini dinilai perlu dilakukan penghematan dan penataan anggaran secara lebih tepat sasaran.
Menurut Nata, penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus benar-benar jelas peruntukannya agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.
“Sekarang kondisi keuangan kita sedang tidak baik-baik saja jadi kita perlu penghematan dan uang APBD itu harus jelas peruntukannya,” ucap Nata kepada TribunBengkulu.com, Selasa (26/5/2026)
Kabupaten Kepahiang masih masuk dalam kategori pemborosan anggaran, terutama pada penggunaan biaya perjalanan dinas luar daerah yang dianggap masih terlalu tinggi.
“Kepahiang ini masih kategori pemborosan, terutama di perjalanan dinas luar daerah, seharusnya ini wajib ditekan,” ungkap Nata.
Pemerintah daerah akan lebih memprioritaskan program pembangunan infrastruktur dan peningkatan belanja modal karena kondisi infrastruktur di Kepahiang saat ini masih tergolong rendah.
Baca juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo di Kepahiang Capai Bobot 970 Kilogram
“Prioritas utama kita program-program infrastruktur dan belanja modal kita harus kita tingkatkan lagi karena infrastruktur kita masih rendah hanya 18,59 persen yang seyogyanya 40 persen,” kata Nata.
Dalam pembahasan APBD Perubahan (APBDP), pemerintah akan kembali melakukan penyisiran terhadap seluruh anggaran agar penggunaannya benar-benar tepat sasaran.
“Dalam APBDP ini akan kita sisir kembali APBD itu, kita betul-betul mau tepat sasaran,” beber Nata.
Ke depan, Nata berharap pengelolaan APBD Kabupaten Kepahiang dapat berjalan lebih efektif, efisien, produktif serta akuntabel.
“Kedepan APBD Kepahiang harus efektif, efisien, produktif dan akuntabel,” pungkas Nata.
| Gubernur Bengkulu Larang PHK PPPK di Tengah Tekanan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen |
|
|---|
| Nasib 1.626 PPPK Bengkulu di Tengah UU HKPD, Gubernur Tolak PHK dan Siapkan Efisiensi |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Latsar CPNS Bengkulu Tengah Dilaksanakan Daring |
|
|---|
| Bupati Zurdi Nata Rampingkan Struktur OPD di Kepahiang, Sejumlah Dinas Dilebur Demi Efisiensi |
|
|---|
| Dampak Efisiensi Anggaran, Perekaman KTP-el Keliling di Bengkulu Tengah Ditiadakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/SOROTI-DL-KEPAHIANG.jpg)