Senin, 8 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Duduk Perkara Bupati Torut Permalukan Eks Camat Rantepao hingga Mengundurkan Diri, Kembali Disorot

Duduk perkara Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang disebut permalukan eks Camat Rantepao hingga mengundurkan diri. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rita Lismini
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
JENIATY RIKE EKAWATY - Kolase Bupati Toraja (Kiri) dan Camat Rantepao Jeniaty Rike Ekawaty (Kanan) yang sempat berseteru dan viral di media sosial. Duduk perkara Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang disebut permalukan eks Camat Rantepao hingga mengundurkan diri. 

Sebelum menjabat sebagai Bupati Toraja Utara, ia pernah menjadi Wakil Bupati Mimika pada 2015-2019.

Sebelumnya, Yohanis Bassang merupakan seorang birokrat.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan Mimika dan Kepala Badan Diklat Mimika

Dari sisi pendidikan, Yohanis Bassang merupakan alumni dari Universitas Kristen Indonesia Paulus Ujung Pandang.

Setelah menyelesaikan S1, ia melanjudkan kuliah S2 di Universitas Cenderawasih.

Pernah Diperiksa KPK

Yohanis Bassang pernah diperiksa oleh KPK pada 18 Oktober 2022.

Kala itu, Yohanis Bassang diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua.

Yohanis Bassang diperiksa lantaran ia pernah menjadi Wakil Bupati Mimika periode 2014-2019.

Setelah diperiksa selama 12 jam, Yohanis Bassang mengaku tidak mengetahui kaitan dirinya diperiksa dalam kasus dugaan korupsi Gereja Kingmi Mile 32 yang menjerat Bupati nonaktif Mimika Eltinus Omaleng ini.

Ia hanya mengatakan pencanangan pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 dimulai pada tahun 2015.

"Enggak tahu sama sekali. Itu kan programnya itu mulai tahun 2015, tapi saya enggak tahu sama sekali. Saya tidak ditanya soal itu, hanya yang lain saja, masalah pilkada mana berapa pasang, berapa putaran, berapa kemenangan suaranya, sekitar itu doang," kata Yohanis yang menjalani pemeriksaan nyaris 12 jam.

Yohanis mengaku ditanya sebanyak 15 pertanyaan oleh tim penyidik KPK. Kata dia, tidak ada dokumen yang dikonfirmasi kepada dirinya oleh tim penyidik.

"Tidak ada, tidak ada dokumen satupun," katanya.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved