Jumat, 5 Juni 2026

PSU Pilkada Bengkulu Selatan

Ketua DPW Partai NasDem Erna Sari Dewi Beberkan Persiapan Hadapi Pilkada Ulang Bengkulu Selatan

DPW Partai Nasdem bersiap untuk menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Bengkulu Selatan, yang dijadwalkan pada 19 April 2025.

Tayang:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
PSU PILKADA - Ketua DPW Nasdem Bengkulu Erna Sari Dewi. Partai NasDem bersiap menghadapi PSU Pilkada Bengkulu Selatan pada 19 April 2025, dengan menyiapkan calon kuat pengganti Gusnan Mulyadi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - DPW Partai Nasdem bersiap untuk menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Bengkulu Selatan, yang dijadwalkan pada 19 April 2025.

Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bengkulu Erna Sari Dewi, menegaskan bahwa partainya siap mengusung calon kuat untuk menggantikan Gusnan Mulyadi.

Setelah putusan MK mendiskualifikasi Calon Bupati (Cabup) Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi karena hakim menilai jabatan Gusnan telah sampai dua periode.

Ia menjelaskan sebagai partai pemenang di Bengkulu Selatan dalam Pilkada sebelumnya, Partai NasDem memastikan akan kembali bertarung dengan calon terbaik.

Untuk itu, sejak 25 Februari 2025, partai membuka pendaftaran bagi calon Bupati Bengkulu Selatan.

Proses penjaringan dilakukan DPD NasDem Bengkulu Selatan secara cepat untuk menyaring figur yang dianggap mampu mewakili suara partai dan memenangkan pertarungan.

Diketahui sejumlah nama telah mengembalikan berkas pencalonan, meliputi Rahmat Elvi, Faisal Mardianto, Dewi Sartika, Suryatati yang merupakan Kader Partai NasDem dan adik dari Mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin.

Lalu ada nama Didi Ruslan Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan, serta ada nama Erwin Oktavian Mantan Bupati Seluma.

"Kami melihat bahwa sosok-sosok ini adalah tokoh-tokoh Bengkulu Selatan yang punya potensi besar. Dari hasil penjaringan ini, kami akan mengerucutkan menjadi tiga nama yang akan diserahkan ke DPP untuk mendapatkan SK resmi," kata Erna Sari Dewi.

Lanjut Erna, Partai NasDem tetap membuka peluang bagi non-kader, tetapi kader internal tetap menjadi prioritas utama dalam pemilihan calon bupati.

"Kami dari awal membuka pendaftaran ini secara terbuka, baik untuk kader maupun non-kader. Namun, tentu kami berharap sosok yang diusung nanti adalah kader yang memiliki loyalitas terhadap partai, karena ia akan menggantikan posisi kader kami sebelumnya," beber anggota DPR RI dapil Bengkulu ini.

Dari lima nama yang muncul dalam penjaringan, beberapa di antaranya adalah perempuan.

Erna Sari Dewi menganggap hal ini sebagai fenomena positif dan menunjukan bahwa perempuan semakin berperan aktif dalam dunia politik.

"Tampaknya ini memang eranya perempuan. Kita melihat semakin banyak perempuan yang berani maju dan bersaing dalam kontestasi politik, termasuk di Bengkulu Selatan," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved