Longsor di Kepahiang
Jalan di Kepahiang Bengkulu Longsor, Akses 2 Desa Terputus Sementara
Akibat hujan deras disertai angin kencang, jalan desa di Kepahiang, Provinsi Bengkulu, terputus sementara pada Rabu (12/3/2025) siang.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Dari beberapa peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, terutama untuk rumah-rumah yang terdampak tanah longsor.
BPBD sendiri mengimbau masyarakat tetap waspada, dengan keadaan cuaca yang masih sering dilanda hujan lebat.
"Ada pohon tumbang, pengendara harus waspada. Masyarakat yang rumahnya ada di pinggir tebing, juga harus waspada tanah longsor," ungkap Hendra.
Baca juga: 2 Minggu Jelang Lebaran, Pedagang Fashion di Kepahiang Bengkulu Keluhkan Belum Ada Lonjakan Pembeli
| Longsor di Jalan Alternatif Lubuk Sini Kepahiang Makin Parah, Satlantas Pasang Barier |
|
|---|
| Longsor di Air Raman Kepahiang, BPBD Perkirakan Pembersihan Material Butuh Waktu Sepekan |
|
|---|
| BPBD Catat Kerugian Material Akibat Banjir dan Longsor di Kepahiang Bengkulu Rp 102 Juta |
|
|---|
| Warga Korban Banjir di Kepahiang Bengkulu Keluhkan Kesulitan Air Bersih ke Bupati Zurdi Nata |
|
|---|
| Banjir di Kepahiang Bengkulu, 80 Kepala Keluarga Terdampak dan Sempat Mengungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Longsor-sebabkan-jalan-desa-putus-di-Bermani-Ilir-Kepahiang-Bengkulu.jpg)