Kebakaran Gereja dan Asrama di Mukomuko
Kronologi Gereja dan Asrama di Mukomuko Bengkulu Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.20 WIB, api berasal dari dapur Asrama hingga menyambar ke rumah ibadah gereja HKBP.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Kronologi kebakaran di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, yang terjadi di Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh, Rabu (12/3/2025) dini hari.
Api membakar asrama dan rumah ibadah gereja HKBP di Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.20 WIB, dimana saksi bernama Hasian yang baru pulang dari Kota Bengkulu sekitar pukul 23.00 WIB.
Ia yang baru pulang sekitar pukul 23.00 WIB ini, melakukan beres-beres di asrama tempat ia tinggal.
Sekitar pukul 01.20 WIB, Hasian terbangun dari tidurnya, ia mendengar sesuatu yang terbakar, lantas ia memeriksa sekitar asrama.
Alhasil ia melihat api sudah berada di dapur asrama di gereja HKBP Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh, Mukomuko.
“Saksi langsung keluar dan berteriak minta tolong, saksi sempat meminta tolong dengan pengendara jalan yang sedang melintas, tak berselang lama warga sekitar juga keluar untuk membantu saksi mengeluarkan sepeda motor dari dalam asrama,” ungkap Kapolsek Ipuh Iptu M. Setya Yuli Muhanto saat dikonfirmasi, pada Rabu (12/3/2025).
Baca juga: Breaking News: Gereja dan Asrama di Mukomuko Bengkulu Hangus Terbakar, Api Berasal dari Dapur
Iptu Yuli mengatakan, api cepat menyambar ke rumah ibadah gereja, karena asrama berada satu komplek dengan gereja.
Rumah ibadah gereja yang terbuat oleh papan ini, langsung dilahap oleh api hingga hangus.
“Api dari asrama langsung menyambar ke gereja dan langsung menghanguskan gereja,” jelas IPTU Yuli.
Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut soal penyebab kebakaran yang menghanguskan asrama dan gereja di Mukomuko.
Untuk sementara penyebab kebarakan akibat konsleting listrik, untuk korban jiwa tak ada namun kerugian mencapai Rp 500 juta.
“Penyebab kebakaran sementara diduga korsleting listrik, tak ada korban jiwa untuk kerugian mencapai Rp 500 juta,” tutup Iptu Yuli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kronologi-kebakaran-gereja-dan-asrama-di-Mukomuko.jpg)