Kamis, 23 April 2026

Berita Seluma

Kepala Dinkes Seluma Bengkulu Akui Masih Ada Puskesmas yang Overload Karyawan

Menumpuk atau overloadnya karyawan Puskesmas menjadi perhatian serius Bupati Seluma Teddy Rahman.

Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
KARYAWAN PUSKESMAS OVERLOAD - Kepala Dinkes Seluma Rudi Sawaludin saat diwawancara beberapa waktu lalu. Dinkes membenarkan ada sejumlah puskesmas di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang karyawannya overload. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Menumpuk atau overloadnya karyawan puskesmas di Kabupaten Seluma Provinsi bengkulu menjadi perhatian serius Bupati Teddy Rahman. 

Terlebih lagi di sejumlah puskesmas lainnya di Kabupaten Seluma masih ada yang kekurangan karyawan

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Seluma Rudi Sawaludin ketika dikonfirmasi mengakui memang ada puskesmas overload karyawan, sampai 100 orang lebih. 

"Iya memang ada puskesmas yang banyak karyawan, kalau tidak salah ada empat puskesmas," ujar Rudi Sawaludin dikonfirmasi Minggu (23/3/2025). 

Menurut Rudi, karyawan Puskesmas yang overload ini ada di dekat Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Totalnya ada empat Puskesmas yaitu Puskesmas Kembang Mumpo, Babatan, Cahaya Negeri dan Puskesmas Dermayu. 

"Setahu saya di empat puskesmas itu karyawannya menumpuk atau overload. Saya cuma mendapat laporan, karena buka saya yang mengatur ini," jelas Rudi Sawaludin. 

Rudi Sawaludin mengakui jika di Puskesmas lainnya masih kekurangan karyawan.

Namun dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena ada orang yang mengatur khusus yang ditunjuk bupati saat itu. 

"Data-data karyawan Puskesmas ini sudah saya serahkan ke pak Bupati Teddy Rahman. Nanti silahkan pak bupati menelaah dan mencermati," kata Rudi. 

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, Bupati Seluma Teddy Rahman sempat marah mengetahui overloadnya karyawan puskesmas ini.

Sehingga bupati berencana akan melakukan pemerataan, dengan menyesuaikan domisili yang bersangkutan. 

"Nanti yang alamat di Manna, silahkan kembali ke Manna. Yang di kota silahkan kembali ke kota," ungkap Teddy Rahman.

Bupati menyebut tidak akan maksimal pelayanan jika petugas atau karyawan melebihi kebutuhan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved