Jumat, 5 Juni 2026

Kecelakaan Maut di Gresi

TERKUAK Keanehan Kecelakaan Maut Rombongan Umrah di Gresik Tewaskan 7 Orang, Polisi Periksa CCTV

Pihak kepolisian mengungkap adanya keanehan dalam kecelakaan maut di Gresik yang menewaskan 7 orang rombongan umrah.

Tayang:
Dok Warga
KECELAKAAN MAUT GRESIK - Kondisi mobil usai tabrakan dengan bus di Gresik, Kamis (10/4/2025). Mobil rombongan umrah tersebut diketahui mengalami tabrakan dengan bus di jalan raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (10/4/2025) pagi. (DOKUMEN/WARGA) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pihak kepolisian mengungkap adanya keanehan dalam kecelakaan maut di Gresik yang menewaskan 7 orang rombongan umrah.

Mobil rombongan umrah tersebut diketahui mengalami tabrakan dengan bus di jalan raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (10/4/2025) pagi. 

Kecelakaan maut mobil rombongan umrah ini melibatkan mobil Isuzu Panther dan bus Rajawali Indah. 

Kecelakaan ini menewaskan semua penumpang mobil Isuzu Panther. 

Total 7 orang dalam mobil tersebut. Salah satu saksi mata, Tiyaya menyampaikan, mobil oleng menghantam bus dari arah berlawanan. 

Ada tujuh orang di dalam mobil, di antaranya anak kecil. 

"Semuanya meninggal di dalam mobil itu tadi, tumpuk jadi satu, sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik," ujar dia, dikutip dari Kompas.com.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Aswoko menyampaikan, saat kecelakaan, mobil Panther oleng ke kanan dan menabrak bus dari arah berlawanan. 

Empat orang meninggal di lokasi kejadian, tiga orang mengalami luka berat lalu meninggal dunia di rumah sakit. 

"Total tujuh orang penumpang mobil meninggal dunia," katanya.

Sementara itu, beberapa korban lainnya mengalami luka berat, termasuk sopir dan kernet bus yang dikabarkan mengalami patah tulang.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi. Saat ini, arus lalu lintas berjalan lancar. 

Mobil rombongan umrah ini diduga berangkat dari arah Tuban, mengalami selip lalu oleng dan menghantam bus Rajawali Indah dari arah berlawanan. 

"Posisi saya tadi berada di tengah habis narik (uang) ke penumpang, tiba-tiba penumpang teriak lalu bruak terjadi tabrakan," kata Eko, kondektur bus Rajawali Indah.

Mobil Panther tersebut memuat 7 penumpang, termasuk pengemudinya. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved