Senin, 8 Juni 2026

Demo Pedagang di Kepahiang

'Tata Dulu', Respon Sekda soal Pedagang di Terminal Kepahiang Bengkulu Demo DPRD

Hartono mengatakan agar pedagang di Terminal Kepahiang untuk tetap mengosongkan terlebih dahulu lokasi berjualan saat ini.

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
TERMINAL KEPAHIANG - Sekda Kepahiang Provinsi Bengkulu Hartono saat diwawancara TribunBengkulu.com, Selasa (15/4/2025). Hartono mengatakan untuk revitalisasi Taman Santoso dan sekitarnya, pedagang memang harus mengosongkan terlebih dahulu Terminal Kepahiang. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Respon Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang Hartono soal aksi pedagang terminal demo ke kantor DPRD, Selasa (15/4/2025).

Sekda meminta agar pedagang di terminal Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu untuk tetap mengosongkan terlebih dahulu lokasi berjualan saat ini.

Dikatakan Hartono, pemerintah saat ini berencana untuk merevitalisasi Taman Santoso, dan mengembalikan terminal ke fungsi aslinya.

Tahun ini, Rancang Bangun Rinci atau Detail Engineering Design (DED) Taman Santoso ini mulai dikerjakan.

Dari DED ini, selain revitalisasi Taman Santoso, juga akan disiapkan tempat-tempat berjualan bagi para pedagang.

"Nanti ada tempat berjualan pedagang kuliner, tempat berjualan pedagang buah, dan tempat parkirnya dimana," kata Hartono kepada TribunBengkulu.com, Selasa (15/4/2025), usai rapat dengar pendapat (RDP) DPRD bersama para pedagang.

Menurut Hartono, Hak Guna Bangunan (HGB) di Terminal Kepahiang ini berawal di tahun 2005 lalu.

Kemudian, pada tahun 2011, ada perpanjangan, hingga tahun 2016. Hanya saja, dari tahun 2016 hingga saat ini, tidak ada perpanjangan HGB.

"Dan sekarang adalah kesempatan untuk menata ini. Maka kita kosongkan dulu, kita tata dulu," ujar Hartono.

Puluhan pedagang di Terminal Kepahiang, Bengkulu, mendatangi DPRD Kepahiang untuk rapat dengar pendapat (RDP) pada Selasa (15/4/2025) pagi.

Sebelum RDP, para pedagang ini juga sempat melakukan orasi, sambil membentangkan sejumlah spanduk tuntutan.

Pukul 09.30 WIB, perwakilan pedagang akhirnya diterima untuk RDP, bertempat di Ruang Banggar DPRD Kepahiang, yang dipimpin Ketua DPRD Kepahiang, Igor Gregory Dayefiandro bersama unsur pimpinan lain, serta anggota dewan yang lain.

Kedatangan pedagang terminal ini sendiri terkait rencana pemkab untuk mengambilalih Terminal Kepahiang dan revitalisasi Taman Santoso, dan pedagang diminta menertibkan diri serta mengosongkan kios paling lambat 30 April 2025 nanti.

Pantauan TribunBengkulu.com, selain pedagang, RDP ini juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang Hartono, beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved