Aksi Pencurian di Kepahiang
Niat Maling Warung, Pemuda di Kepahiang Bengkulu Malah Terjepit di Plafon Selama 4 Jam
eorang pemuda di Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, terjepit selama berjam-jam saat mencoba membobol sebuah warung.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang pemuda di Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, terjepit selama berjam-jam saat mencoba membobol sebuah warung manisan milik warga, Rabu (16/4/2025) dini hari.
Pelaku diketahui bernama Andre (20).
Ia berusaha masuk ke dalam warung dari atas dengan melewati bagian plafon yang sedikit terbuka.
Namun nahas, ketika kepala dan sebagian dadanya sudah masuk, tubuhnya justru tersangkut.
Ia tak bisa masuk sepenuhnya, juga tak bisa keluar.
Andre terjepit di plafon selama kurang lebih empat jam, hingga akhirnya pemilik warung datang.
Pemilik warung, Darwis, mengatakan ia datang dan membuka warung sekitar pukul 06.30 WIB pagi.
Saat membuka warung, Darwis mendengar suara rintihan dari dalam.
Setelah dicek, ternyata ada orang yang terjepit di plafon.
Melihat kondisi pelaku yang memprihatinkan, Darwis mengaku kasihan dan bahkan sempat memintanya untuk kabur saja.
"Kalau kata tetangga, ada dengar bunyi-bunyi sekitar pukul 03.00 dini hari tadi. Sudah terjepit berjam-jam. Saya tanya, kalau bisa keluar, kabur saja," kata Darwis kepada TribunBengkulu.com, Rabu (16/4/2025).
Namun, karena tubuhnya sudah benar-benar terjepit, pelaku tak bisa bergerak ke mana-mana.
Darwis kemudian memanggil warga untuk membantu mengevakuasi pelaku.
Setelah berhasil diturunkan, Andre sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Kepahiang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Lokasi-pelaku-masuk-warung-di-Kepahiang-Bengkulu.jpg)