Minggu, 7 Juni 2026

Berita Seluma

Dikbud Seluma Bengkulu Ingatkan Sekolah untuk Tidak Melakukan Pungli

Dikbud Seluma ingatkan sekolah agar tak pungut dana dari Komite. Dana BOS cukup untuk operasional, pungli akan ditindak tegas jika ditemukan.

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Ricky Jenihansen
Yayan Hartono//Tribunbengkulu.com
CEGAH PUNGLI - Kabid SD Dikbud Seluma, Antoni saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (21/5/2025) siang. Ia mengingatkan sekolah untuk tidak meminta bantuan dana kepada Komite selaku perwakilan orang tua wali murid di sekolah. 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Seluma, Bengkulu, mengingatkan seluruh sekolah agar tidak melakukan pungutan liar (pungli), seperti misalnya meminta dana kepada Komite Sekolah.

Kepala Dikbud Seluma Farzian melalui Kabid Sekolah Dasar Antoni mengatakan permintaan sumbangan atau dana kepada Komite merupakan bentuk pungutan liar atau Pungli

Tindakan tersebut dilarang dilakukan oleh pihak sekolah, apapun alasannya. 

"Mohon ini menjadi perhatian, jangan pernah meminta sumbangan dalam bentuk apapun kepada Komite. Apapun alasannya, tidak dibenarkan karena itu adalah Pungli," sampai Antoni, Rabu pagi (21/5/2025). 

Dijelaskan Antoni, Komite adalah perwakilan orang tua wali murid di sekolah. Sebelumnya masih sering ditemukan sekolah meminta Komite mengumpulkan sejumlah dana untuk mendukung kegiatan belajar anak. 

Dengan alasan bahwa bantuan dana ini merupakan kesepakatan orang tua wali murid yang diputuskan melalui rapat. 

"Kita ada dana BOS. Gunakan dana BOS ini dengan baik untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar," tegasnya.

Lanjut Antoni, orang tua wali murid tidak boleh lagi dibebankan dengan pungutan. Karena semua biaya pendidikan telah dialokasi pemerintah melalui Kemendikbud dalam bentuk dana BOS. 

"Para orang tua tolong awasi ini. Jangan takut untuk melapor jika mengetahui ada sekolah melakukan pungutan kepada Komite. Kami akan tindak tegas, jika ada sekolah yang melakukan," pungkas Antoni. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved