Minggu, 7 Juni 2026

Gempa Bumi Bengkulu 6 Magnitudo

Rumah Terdampak Gempa di Bengkulu Tengah Bertambah, 5 Rumah dan 4 Sekolah

Rumah rusak usai terdampak gempa bumi dengan skala 6,3 magnitudo di Kabupaten Bengkulu Tengah bertambah, Jumat (23/5/2025).

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Suryadi Jaya
KORBAN GEMPA - Rumah warga Desa Pelajau Kecamatan Karang Tinggi Bengkulu Tengah yang jebol terdampak gempa (kiri), Personil Polres Bengkulu Tengah saat memperbaiki rumah warga di Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa (kanan). Rumah rusak usai terdampak gempa bumi dengan skala 6,3 magnitudo di Kabupaten Bengkulu Tengah bertambah, Jumat (23/5/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Rumah rusak usai terdampak gempa bumi dengan skala 6,3 magnitudo di Kabupaten Bengkulu Tengah bertambah, Jumat (23/5/2025).

Dari sebelumnya sebanyak 2 rumah terdata mengalami kerusakan, saat ini 3 rumah lainnya dilaporkan juga mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bengkulu Tengah, Harmen Junaidi mengungkapkan, rumah rusak terdampak gempa terus bertambah berdasarkan laporan yang masuk ke BPBD Bengkulu Tengah.

"Tadi pagi hanya dua rumah yang terdata rusak, hingga siang ini, sebanyak 3 rumah lagi laporkan juga mengalami kerusakan," ujar Harmen.

3 rumah yang rusak tersebut berada di Desa Pelajau Kecamatan Karang Tinggi, Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa dan Desa Air Putih Kecamatan Talang Empat.

"Seluruhnya masuk kategori rusak ringan, sekarang kita data terlebih dahulu, untuk kita laporkan ke pimpinan," ucapnya.

Polres Bengkulu Tengah Gotong Royong Perbaiki Rumah Warga

Sebanyak 60 personil dari Polres Bengkulu Tengah melakukan perbaikan terhadap rumah milik warga Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah yang rusak terdampak gempa, Jumat (23/5/2025).

Rumah milik Ari Ramadan (35) tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon usai diguncang gempa 6,3 Magnitudo.

Pasalnya, atap rumah milik Ari tersebut merupakan genting yang mudah rontok jika terdampak gempa dengan skala yang cukup besar.

Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo mengungkapkan, setelah gempa terjadi pihaknya langsung melakukan monitoring dan membantu rumah warga yang terdampak.

"Tadi saat melakukan monitoring, petugas kita menemukan rumah yang gentengnya roboh dan plafonnya turun di Desa Pekik Nyaring. Kita langsung gotongroyong lakukan perbaikan," ujar Totok.

Selain itu, pihak kepolisian juga turut membersihkan serpihan genteng dan plafon yang berserakan akibat gempa.

"Selain di Pekik Nyaring, kita juga mendapatkan informasi 2 rumah lainnya juga mengalami kerusakan akibat gempa, petugas sudah di lokasi," sampainya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved