Kamis, 14 Mei 2026

Joko Widodo

Pengertian Hiperkortisolisme, Wajah dan Leher Jokowi Banyak Bercak Hitam Bikin Dr Tifa Kasih Saran

Wajah dan leher Jokowi dipenuhi bercak hitam, disorot publik. Dr Tifa sebut gejala hiperkortisolisme dan beri saran penanganan medis.

Tayang:
Tangkap layat YouTube Reportase Solo
JOKO WIDODO - Tangkap layar video Joko Widodo saat mengomentari hasil survei terkait tudingan ijazah palsu. Wajah mantan Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi, ramai diperbincangkan publik karena terlihat berbeda dari biasanya. 

TRIBUNBENGKULU.COM – Kondisi wajah dan leher Joko Widodo yang tampak dipenuhi bercak hitam belakangan ramai disorot publik. 

Dokter Tifa pun menyoroti perubahan tersebut dan menyebut kemungkinan gejala hiperkortisolisme, seraya menyarankan agar Jokowi mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Dalam video yang menampilkan tanggapan Jokowi terkait isu ijazah palsu yang dituduhkan kepadanya, terlihat jelas adanya bercak atau flek hitam di area wajah dan leher. 

Selain itu, kondisi rambut dan bagian kepala Jokowi juga menjadi sorotan, terutama karena terlihat menipis di beberapa bagian.

Cuplikan video tersebut kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial, dan memancing beragam reaksi dari masyarakat.

Salah satu yang turut menyoroti penampilan Jokowi adalah akun X milik Dokter Tifa, yang selama ini dikenal vokal mempertanyakan keabsahan ijazah mantan Presiden tersebut.

“Pak Jokowi kok seperti kena Autoimun? Wajah dan leher tiba-tiba penuh melasma atau bercak-bercak hitam. Dan tiba-tiba juga alopecia berat, rambut rontok mendadak di dahi, ubun-ubun, belakang kepala,” tulisnya.

Ia kemudian mempertanyakan apakah kondisi tersebut merupakan gejala autoimun atau justru hiperkortisolisme, yang dikenal juga sebagai Sindrom Cushing.

“Autoimun atau Hiperkortisolisme? Dokter pribadi perlu meresepkan anti-depresan, deh. Kasihan, beban berbohong 10 tahun, ngga kebayang rasanya,” tambahnya dalam unggahan yang telah ditonton lebih dari 736 ribu kali.

Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet. 

Sebagian mempertanyakan motif komentar tersebut, sementara lainnya mencoba memberi sudut pandang berbeda.

“O iya, kita semua termasuk anda kalau sudah tua akan mengalami apa yang anda sampaikan,” tulis akun Chadell.

“Ilmu kanuragan sudah luntur… tidak ada yang bisa ditumbalkan karena sudah tidak berkuasa,” tulis akun @ottttoedy, seraya menyebut berbagai peristiwa yang terjadi saat Jokowi masih menjabat.

Ada pula yang menunjukkan empati terhadap kondisi kesehatan Jokowi, seperti akun @oconboy yang menulis, “Beliau sudah berusaha untuk berobat tapi penyakit tersebut belum ada obatnya Bu Dokter. Mungkin Bu Dokter ada solusi?”

Meski isu ini terus menjadi perbincangan hangat di media sosial, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Jokowi maupun pihak terkait mengenai kondisi kesehatan maupun penyebab perubahan pada wajah dan rambutnya tersebut.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved