Harga Cabai di Bengkulu
Harga Cabai Merah di Pasar Kepahiang Bengkulu Stabil, Cabai Hijau Turun
Harga cabai merah besar di Pasar Rakyat Kepahiang, Bengkulu, cenderung stabil dalam beberapa waktu terakhir.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Harga cabai merah besar di Pasar Rakyat Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, cenderung stabil dalam beberapa waktu terakhir.
Salah satu pedagang, Asril mengatakan saat ini, dirinya menjual cabai merah besar dengan harga Rp 35 ribu, per kilogram.
Asril mengatakan tidak mengambil langsung kepada petani, melainkan kepada gudang pengepul.
Harga Rp 35 ribu ini disebutkan sudah beberapa waktu bertahan, walau sempat beberapa kali turun ke sekitar Rp 30 ribuan.
"Kalau cabai merah ini, memang tidak banyak berubah. Sesekali saja, mungkin panen petani stabil," kata Asril kepada TribunBengkulu.com, Minggu (20/7/2025).
Sementara, cabai hijau kini cenderung lebih murah, yakni Rp 24 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai hijau antara Rp 25 ribu, hingga Rp 30 ribu per kilogram.
Untuk sayuran, Asril mengatakan yang mengalami kenaikan harga adalah tomat, yang kini ada di harga Rp 18 ribu per kilogram. Sebelumnya, tomat ada di harga Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogram.
"Dan kalau sayuran lain, masih stabil. Kisaran antara Rp 8 ribu sampai Rp 12 ribu, seperti terong ungu, kol, dan buncis," ujar dia.
Sementara, di tingkat petani sendiri, harga di pasar, khususnya saat menjual ke pengepul dikeluhkan masih rendah.
Salah satu petani di Kabawetan, Wagi mengatakan harga jual ke pengepul kini ada di angka Rp 21 ribu per kilogram.
Dengan harga ini, Wagi mengatakan hanya mendapatkan keuntungan sangat tipis, karena modal per kilogram ada sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu.
Harga modal ini terdiri dari bibit, hingga perawatan tanaman, termasuk pupuk dan pencegahan datangnya penyakit dan hama.
"Paling, untung kita itu Rp 5 ribu per kilogram. Tipis itu," kata Wagi.
Sebagai petani, Wagi sendiri berharap agar harga cabai merah ke pengepul bisa naik lagi, sekitar Rp 30 ribu per kilogram.
Dengan harga ini, Wagi mengatakan harga di pasar tidak akan terlalu tinggi bagi masyarakat, namun petani masih bisa mendapatkan keuntungan, dan masih bisa menabung.
Baca juga: Berita Populer di Kepahiang Bengkulu 14-20 Juli 2025: Guru Honorer Viral, Siswi SMK Dibacok Pacar
| Cerita Petani Cabai di Kepahiang, Harga Turun, Kini Terancam Penyakit Busuk Kering |
|
|---|
| Jelang Tutup Tahun 2025, Harga Cabai di Kepahiang Bengkulu Turun |
|
|---|
| Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai dan Bawang di Rejang Lebong Masih Tinggi |
|
|---|
| Jelang Nataru, Harga Cabai di Kota Bengkulu Masih Tinggi, Ini Daftar Lengkap Harganya |
|
|---|
| Harga Cabai di Bengkulu Masih Mahal, Pedagang Sebut Cuaca jadi Pemicu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Cabai-merah-di-kebun-petani-Kepahiang-Bengkulu.jpg)