Senin, 8 Juni 2026

Kebakaran KM Barcelona di Sulawesi

Penyebab Kebakaran KM Barcelona VA di Sulawesi Utara Terungkap, Sumber Api Bukan dari Ruang Mesin?

Kapal KM Barcelona VA mengalami kebakaran pada Minggu siang, 20 Juli 2025.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
TribunManado.co.id
KEBAKARAN KM BARCELONA - Kapal KM Barcelona VA mengalami kebakaran pada Minggu siang, 20 Juli 2025. Dugaan awal api berasal dari mesin kapal, namun info terbaru yang didapat kalau api diduga berasal dari kamar penumpang. 

3 Korban Meninggal

Basarnas merilis data terbaru jumlah korban peristiwa kebakaran kapal KM Barcelona 5 yang terjadi di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (20/7/2025). 

Hingga berita ini dimuat, ada tiga korban meninggal yakni:

1. Asna Lapae (50), perempuan

2. Zakaria Tindiuling, laki-laki 

3. Juliana Humulung (40)

"Untuk data Basarnas yang dirangkum sementara, total ada 571 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 568 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 3 orang dinyatakan meninggal dunia," terang Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng, Senin (21/7/2025).

Proses pencarian dan pendataan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Bakamla RI, Kodim Bitung, Koramil Likupang, Polsek Likupang, Brimob Polda Sulut.

Kesaksian Warga

Kesaksian warga, detik-detik selamatkan korban kebakaran Kapal Motor (KM) Barcelona VA yang terjun ke laut, pada Minggu (20/7/2025).

Kebakaran terjadi pada saat KM Barcelona VA berlayar di sekitar perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Aksi cepat warga Pulau Gangga 1, Gangga 2, dan Pulau Talise berhasil menyelamatkan sekitar 200 penumpang KM Barcelona VA yang terbakar di perairan sekitar pulau tersebut.

Menurut keterangan Jenly Kadimateng, pegawai Kantor Camat Likupang Barat, hingga saat ini tercatat tiga orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.

"Informasi sampai saat ini sudah ada dua korban meninggal di Desa Gangga 1, laki-laki dan perempuan. Kemudian ada 1 perempuan di Desa Gangga 2, jadi 3 korban meninggal lainnya selamat," kata Jenly ketika dihubungi Tribunmanado.com, Minggu (20/7/2025).

Saat ini, pihaknya dan masyarakat tengah mengarahkan para korban untuk naik kapal dan dievakuasi ke daratan utama Sulut.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved