Jumat, 5 Juni 2026

Jadwal Penerbangan Pesawat Enggano

Kabar Gembira! Rute Penerbangan Bengkulu–Enggano Kini 4 Kali Seminggu

Mulai 4 Agustus 2025, penerbangan rute Bengkulu–Enggano resmi ditingkatkan menjadi empat kali dalam seminggu. 

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Media Center Pemprov Bengkulu
PENERBANGAN ENGGANO - Gubernur Helmi Hasan saat tiba di Pulau Enggano beberapa waktu lalu. Mulai 4 Agustus 2025, penerbangan rute Bengkulu–Enggano resmi ditingkatkan menjadi empat kali dalam seminggu.  

TRIBUNBENGKULU.COM - Kabar gembira, akses udara menuju Pulau Enggano semakin terbuka lebar. 

Mulai 4 Agustus 2025, penerbangan rute Bengkulu–Enggano resmi ditingkatkan menjadi empat kali dalam seminggu. 

Gubernur Bengkulu menyebut langkah ini sebagai bagian dari percepatan pembangunan dan pemerataan konektivitas di wilayah terluar provinsi.

Penambahan frekuensi penerbangan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan di Pulau Enggano.

"Insya Allah, dengan penerbangan empat kali seminggu akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan di Pulau Enggano," ujar Helmi Hasan, Rabu (30/7/2025).

Baca juga: Progres Pembangunan Kampung Nelayan di Pulau Enggano Bengkulu, Sudah Survei Lokasi

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Bhenika Gunung Sitoli, Joko menjelaskan, penambahan penerbangan ke Enggano dilakukan setelah adanya pengalihan jadwal penerbangan dari rute Wai Kanan (Lampung)–Palembang dan sebaliknya.

“Penambahannya dua kali pulang-pergi dalam seminggu, ditambah dengan dua penerbangan yang sudah ada sebelumnya. Jadi, total penerbangan ke Enggano menjadi empat kali seminggu hingga akhir tahun ini,” jelas Joko.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas wilayah terluar Bengkulu, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Prabowo Teken Inpres Untuk Enggano

Presiden Prabowo Subianto menandatangani instruksi Presiden (Inpres), pada Selasa (24/6/2025).

Adapun Pulau Enggano yang terisolasi akibat pendangkalan jalur Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, sejak Maret 2025.

Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, mengalami pendangkalan sejak 8 bulan terakhir yang mengakibatkan kapal layanan laut tak mampu bersandar ke dermaga. 

Bahkan, penumpang terpaksa diturunkan di tengah laut. Akibat pendangkalan itu, masyarakat Enggano terpaksa menghadapi realitas sulit bahan makanan menipis, hasil bumi tak bisa dijual, serta akses kesehatan nyaris terputus. 

Kondisi ini juga berdampak terhadap ekonomi masyarakat setempat. 

Lewat Inpres ini, Presiden memerintahkan untuk mempercepat pembangunan di Pulau terluar yang ada di Provinsi Bengkulu itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved