Rabu, 3 Juni 2026

Berita Rejang Lebong

Perbaikan Jalan Sukowati Curup Bengkulu Telan Anggaran Rp 6,4 M, Tapi Aspalnya Kasar Bergelombang

Anggaran Rp6,4 miliar digelontorkan untuk perbaikan Jalan Sukowati Curup, tapi aspalnya dikeluhkan kasar dan bergelombang.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
PERBAIKAN JALAN – Wakil Direktur CV Putri Jayani, Devid Septiansyah, saat diwawancarai pada Kamis (31/7/2025). Pembangunan Jalan Sukowati terus dikebut dan ditargetkan rampung sebelum Oktober 2025. 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG –Proyek perbaikan Jalan Sukowati di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, yang menelan anggaran hingga Rp6,4 miliar, mulai menuai keluhan warga. 

Meski pengerjaan baru mencapai 20 persen, sebagian ruas jalan yang telah diaspal dinilai kasar dan bergelombang, memunculkan tanda tanya soal kualitas pekerjaan yang tengah berlangsung.

Pantauan TribunBengkulu.com di lapangan, Kamis (31/7/2025), sejumlah alat berat masih tampak beroperasi di ruas Jalan Sukowati

Di sepanjang jalan, petugas juga telah memasang berbagai rambu peringatan sebagai tanda adanya pengerjaan. 

Bahkan, sebagian ruas jalan kini sudah mulai diaspal.

Namun, di tengah proses pembangunan ini, sejumlah warga mulai mengeluhkan hasil awal pekerjaan. 

Salah seorang pengguna jalan, Rudi (42), mengaku heran dengan kondisi jalan yang telah diaspal. 

Menurutnya, permukaan jalan terasa kasar dan tampak bergelombang di beberapa titik.

“Kalau dilihat, memang sudah diaspal. Tapi kok hasilnya kasar ya, tidak seperti jalan yang biasanya mulus. Ada juga bagian yang seperti gelombang,” ungkap Rudi pada Kamis (31/7/2025) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca juga: Ungkap Pembunuhan Resma Reta di Curup Bengkulu, Polisi Kumpulkan Bukti Lewat Digital Forensik

Wakil Direktur CV Putri Jayani, Devid Septiansyah, mengatakan bahwa proses pengerjaan terus dilakukan sesuai aturan dan rekomendasi teknis. 

Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai lebih dari 20 persen.

"Target kita, akhir Agustus nanti bisa capai 30 persen. Dan insyaallah pada bulan September selesai total, sehingga Oktober jalan ini sudah bisa digunakan masyarakat dengan nyaman," kata Devid pada Kamis (31/7/2025) sekitar pukul 12.40 WIB.

Ia menjelaskan, ketebalan pengaspalan mengacu pada spesifikasi teknis, yakni 0,5 cm, dengan sistem penebalan langsung dari lapisan AC/WC. 

Pihaknya juga meyakinkan bahwa kualitas aspal akan tahan lama dan tidak mudah rusak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved