Senin, 8 Juni 2026

Berita Viral

Naikkan PBB 250 Persen Sudah Dibatalkan, tapi Demo Bupati Pati Tak Terbendung, Kenapa?

Bupati Pati, Jawa Tengah Sudewo membatalkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
Tribunnews.com
PBB NAIK BATAL - Bupati Pati, Jawa Tengah Sudewo membatalkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen. Meski demikian warga Pati tetap akan menggelar demo. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bupati Pati, Jawa Tengah Sudewo membatalkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen.

Meski demikian warga Pati tetap akan menggelar demo.

Bupati Sudewo resmi mengumumkan batalnya kenaikan PBB di Pati hingga 250 persen dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (8/8/2025).

Ia mengungkapkan pembatalan tersebut karena adanya protes dari warga.

"Mencermati perkembangan situasi dan kondisi, juga mengakomodasi aspirasi masyarakat yang berkembang, saya memutuskan kebijakan kenaikan PBB-P2 saya batalkan," kata dia, Jumat, dikutip dari Tribun Jateng.

Sudewo menjelaskan keputusannya itu diambil demi memperlancar perekonomian serta menjaga situasi di Pati agar tetap aman.

Dengan putusan tersebut, maka tarif PBB yang berlaku di Pati sama seperti tahun lalu.

Sudewo mengatakan, bagi warga yang sudah terlanjur membayar tarif PBB dengan menggunakan aturan yang sempat diterbitkannya tersebut, maka uang sisanya akan dikembalikan.

"Bagi yang sudah terlanjur membayar, uang sisa akan dikembalikan oleh pemerintah, akan diatur teknisnya oleh BPKAD dan kepala desa," jelas Sudewo.

Baca juga: Naikkan PBB 250 Persen! Siapa Sebenarnya Sudewo, Bupati Pati yang Bikin Geger?

Mengapa Warga Pati Tetap Gelar Demo?

Meski Sudewo sudah membatalkan kebijakan kontroversialnya itu, tetapi warga tetap bersikukuh akan menggelar demonstrasi di Alun-alun Pati pada 13 Agustus 2025 mendatang.

Menurut penasihat hukum Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Nimerodi Gulo, aksi demonstrasi tetap digelar warga karena Sudewo dinilai sebagai pimpinan arogan.

Selain itu, dia mengatakan demonstrasi yang dilakukan sebagai jawaban pernyataan Sudewo yang menyebut meski ada ribuan warga yang menuntut pembatalan PBB naik 250 persen, maka ia tetap bersikukuh dengan kebijakannya itu.

Pernyataan Sudewo itu sempat viral di media sosial.

"(Tanggal) 13 Agustus bukan sekadar bicara soal pajak. Kami hadir tanggal 13 untuk memenuhi undangan bupati yang minta 50 ribu orang datang."

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved