Pemkab Rejang Lebong
Bupati Fikri Luncurkan Program Cetak Sawah Rakyat di Rejang Lebong, Target 1.075 Hektar
Bupati Fikri luncurkan program cetak sawah rakyat 1.075 hektar di Rejang Lebong, target jadi lumbung padi Bengkulu.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM,REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong meluncurkan program cetak sawah rakyat di Desa Tanjung Gelang, Kecamatan Kota Padang, Jumat (8/8/2025) siang.
Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Rejang Lebong, M Fikri Thobari, SE, MAP, sekaligus mengukuhkan pengurus enam brigade pangan.
Program ini menargetkan pembukaan lahan sawah baru seluas 1.075 hektar di beberapa desa.
Dari jumlah tersebut, 587 hektar berada di Desa Tanjung Gelang, 217 hektar di Desa Sukarami, dan 471 hektar lainnya akan segera digarap.
Acara peluncuran ditandai dengan pembukaan papan panel peta lahan oleh bupati, dilanjutkan pemaparan teknis oleh Dandim 0409/Rejang Lebong terkait proses pencetakan sawah.
Bupati Fikri mengatakan, Desa Tanjung Gelang memiliki potensi sumber daya alam yang mendukung, baik dari sisi topografi, kesuburan tanah, maupun ketersediaan air.
“Program ini diharapkan menjadikan Tanjung Gelang dan sekitarnya sebagai salah satu lumbung padi Rejang Lebong, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” sampai Bupati Fikri.
Untuk mempermudah distribusi hasil pertanian, Pemkab Rejang Lebong juga membangun infrastruktur pendukung.
Tahun ini, ruas jalan PUT–Kota Padang yang berstatus jalan provinsi mulai dikerjakan, ditambah tiga ruas jalan lain di wilayah Lembak dengan total anggaran Rp110 miliar.
"Kita berharap Rejang Lebong kembali bisa menjadi salah satu sentra penghasil padi di Provinsi Bengkulu," lanjut Bupati Fikri.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi, menambahkan bahwa pada 2025, program cetak sawah rakyat di Provinsi Bengkulu mencakup 2.200 hektar.
Lahan tersebut tersebar di Rejang Lebong seluas 1.075 hektar, Bengkulu Utara 868 hektar, dan Seluma 81,2 hektar.
“Khusus di Rejang Lebong, gubernur juga memberikan bantuan pipa sepanjang 3 kilometer, benih, pupuk, dan alat mesin pertanian untuk menunjang produksi,” jelas Rosmala.
Enam brigade pangan yang dikukuhkan dalam kegiatan ini adalah Brigade Pangan Curup, Rajo Bermano, Caping Muda Bersatu, Sekar Arum, Lembak Jaya, dan Mandiri. (Adv)
Baca Berita TribunBengkulu.com Lainnya di Google News
| Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Rejang Lebong Tetap Prioritaskan Perbaikan Drainase Rusak |
|
|---|
| Pemkab Rejang Lebong Terapkan WFA ASN Setiap Jumat, Mulai Usai Lebaran 2026 |
|
|---|
| Bupati Fikri Lantik 1.106 PPPK Tahap Pertama, Ajak Wujudkan Rejang Lebong Bahagia dan Istimewa |
|
|---|
| HKG ke-53, TP PKK Rejang Lebong Gelorakan Semangat Gotong Royong dan Pemberdayaan Keluarga |
|
|---|
| Pemkab dan DPRD Rejang Lebong Sepakat Tetapkan KUA-PPAS APBD 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Cetak-sawah-8-agustus-1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Cetak-sawah-2.jpg)