Berita Wilayah Bengkulu
2 Daerah di Bengkulu Ini Penghasil Jeruk Nipis Terbanyak, Data Terbaru BPS
Kabupaten Lebong menjadi daerah dengan penghasil jeruk nipis tertinggi di Provinsi Bengkulu pada tahun 2024.
Kabupaten Lebong menjadi penyumbang terbesar pada 2024 dengan 51.418 kg, disusul oleh Bengkulu Tengah sebanyak 26.780 kg, dan Bengkulu Utara sebesar 9.150 kg.
Beberapa kabupaten seperti Rejang Lebong, Kaur, dan Seluma tidak melaporkan produksi sama sekali dalam empat tahun terakhir.
Puncak Produksi Terjadi di Tahun 2023
Tahun 2023 menjadi tahun dengan produksi tertinggi dalam periode empat tahun terakhir. Total produksi mencapai 354.772 kg, didorong oleh ledakan produksi dari Bengkulu Utara sebesar 171.785 kg, dan Bengkulu Tengah sebesar 153.300 kg.
Namun, tingginya produksi di tahun tersebut tampaknya bersifat sementara, karena pada 2024 angka tersebut menurun tajam.
Tidak diketahui secara pasti penyebab penurunan ini, namun bisa berkaitan dengan kondisi cuaca, peralihan tanaman, atau perubahan kebijakan pertanian di daerah.
Tren Produksi Tahun 2021–2022: Stabil Tapi Rendah
Pada tahun 2021 dan 2022, produksi jeruk nipis relatif lebih rendah. Tahun 2021 hanya mencatatkan total produksi sebesar 70.280 kg, dengan sumbangan tertinggi dari Bengkulu Tengah (49.075 kg) dan Lebong (12.245 kg).
Sementara tahun 2022 mengalami sedikit kenaikan menjadi 30.215 kg, namun distribusi produksi menyebar lebih merata di beberapa kabupaten.
Kabupaten Mukomuko, meskipun angkanya kecil, konsisten melaporkan produksi setiap tahun dengan hasil berkisar antara 332 kg hingga 1.640 kg.
Ketimpangan Produksi Antar Kabupaten
Data juga menunjukkan ketimpangan produksi yang cukup mencolok antar kabupaten/kota.
Beberapa daerah seperti Rejang Lebong, Kaur, dan Seluma secara konsisten tidak ada produksi jeruk nipis dalam empat tahun terakhir.
Berikut Produksi Tanaman Jeruk Nipis (Kilogram) Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu Tahun 2024-2021:
Tahun 2024
Bengkulu Selatan 9.050,00
| Ekonomi Bengkulu Tumbuh 4,56 Persen pada Triwulan III, BPS Sebut Harga Sawit Jadi Pendorong |
|
|---|
| BPS: Nilai Ekspor Bengkulu Naik 73,71 Persen, Tak Ada Aktivitas Impor |
|
|---|
| BPS: 4,89 Juta Perjalanan Wisata ke Bengkulu Selama Tahun 2025, Kota Paling Diminati |
|
|---|
| Inflasi Bengkulu September 2025 Capai 2,57 Persen, Tertinggi di Kabupaten Mukomuko |
|
|---|
| 3 Daerah Dengan Populasi Ternak Babi Terbesar di Provinsi Bengkulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/jeruk-Nipis108.jpg)