Polemik Ijazah Jokowi
Mengupas Polemik Ijazah Jokowi yang Menyeret Abraham Samad, Bentuk Kriminalisasi?
Abraham Samad datang ke Kantor Polda Metro Jaya wilayah Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.45 WIB.
TRIBUNBENGKULU.COM - Mengupas kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), seret nama Abraham Samad, mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Abraham Samad, yang pernah memimpin KPK dari 16 Desember 2011 hingga 18 Februari 2015, memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Jokowi soal tuduhan ijazah miliknya palsu, Rabu (13/8/2025).
Ia datang ke Kantor Polda Metro Jaya wilayah Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.45 WIB.
Adapun pemanggilan ini terkait siniar atau podcast yang ditayangkan di kanal YouTube miliknya, Abraham Samad Speak Up, dan sempat membahas soal kasus ijazah Jokowi.
Berdasarkan catatan Tribunnews.com, beberapa kali Abraham mengundang narasumber untuk membahas kasus tersebut. Adapun yang terbaru yakni mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara era Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Ryaas Rasyid.
Sebelum diperiksa, Abraham menegaskan, jika memang siniar yang dilakukannya mengandung unsur pidana, maka menurutnya hal tersebut wujud kriminalisasi kepadanya.
"Oleh karena itu, kalau apa yang selama ini saya lakukan selama podcast dianggap sesuatu yang punya nilai pidana sehingga saya dipanggil, maka ini adalah salah satu bentuk kriminalisasi terhadap pembungkaman kebebasan berpendapat dan berekspresi," katanya.
Abraham juga mengungkapkan, pemanggilan terhadapnya oleh Polda Metro Jaya sebagai wujud penyempitan ruang demokrasi bagi masyarakat.
Dia mengatakan, seluruh podcast yang telah diunggah di kanal YouTube miliknya bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
Baca juga: Abraham Samad Terseret Kasus Ijazah Palsu Jokowi? Begini Kronologinya
"Podcast saya bukanlah berisi konten-konten yang tidak berpendidikan atau konten-konten yang sifatnya entertain," tegasnya.
Abraham juga menegaskan, jika akhirnya ditetapkan menjadi tersangka, dia akan melawannya karena menurutnya hal ini bisa terjadi kepada siapapun.
"Ini bukan tentang saya, tapi tentang nasib seluruh rakyat Indonesia yang mendambakan kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi kita agar ruang-ruang demokrasi tidak semakin sempit.
Saat di Polda Metro Jaya, Abraham turut didampingi oleh beberapa tokoh seperti mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu; eks Wakil Ketua KPK Saut Situmorang; dan Duta Besar Indonesia untuk Norwegia ke-11, Todung Mulya Lubis.
Ada juga Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andrie Yunus; Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito, dan sejumlah aktivis lainnya dari LBH Jakarta, YLBHI, LBH Pers, dan LBH-AP Muhammadiyah.
Ada 12 Terlapor
| Roy Suryo Bandingkan Kasus Ijazah Jokowi dengan Ferdy Sambo, Sebut Bisa Pecahkan Rekor Dunia |
|
|---|
| Jokowi Tak Sabar Hadiri Sidang, Siap Tunjukkan Ijazah yang Dituding Roy Suryo Palsu |
|
|---|
| Jokam Tegaskan Roy Suryo Tak Akan Mendapat Damai dari Jokowi di Kasus Ijazah, Ini Alasannya |
|
|---|
| Ogah Damai, Roy Suryo Malah Tantang Jokowi Minta Maaf ke Rakyat Indonesia Soal Ijazah |
|
|---|
| Kilas Balik Roy Suryo Jilat Omongan Sendiri, Ogah Minta Maaf ke Jokowi, Kini Singgung Soal Damai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Abraham-Samad-Jokowi13822.jpg)