Sabtu, 6 Juni 2026

HUT ke 80 RI di Bengkulu

Cuaca Ekstrem, Pengibaran Bendera Terbesar, Terpanjang, dan Terbanyak di Bukit Kaba Bengkulu Gagal

Cuaca ekstrem hujan dan kabut tebal membuat pengibaran bendera terbesar, terpanjang, dan terbanyak di Bukit Kaba gagal, meski upacara tetap khidmat.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
HO TribunBengkulu.com
UPACARA HUT RI - Cuaca ekstrem hujan dan kabut tebal membuat pengibaran bendera terbesar, terpanjang, dan terbanyak di Bukit Kaba gagal, meski upacara tetap khidmat. Sejak pagi, kabut tebal menutup hampir seluruh puncak dengan jarak pandang hanya beberapa meter.  

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Rencana pengibaran bendera terbesar, terpanjang, dan terbanyak di Bukit Kaba, Bengkulu, gagal terlaksana pada peringatan HUT ke-80 RI, Minggu (17/8/2025). 

Cuaca ekstrem berupa hujan deras, kabut tebal, dan angin kencang memaksa panitia membatalkan kegiatan spektakuler tersebut, meski upacara tetap berlangsung khidmat di puncak gunung setinggi 1.938 mdpl.

Sedikitnya lebih dari 5.000 pendaki dari berbagai daerah rela menempuh jalur menanjak demi mengikuti upacara bendera di puncak gunung berapi aktif tersebut. 

Sejak Sabtu (16/8/2025) sore, jalur pendakian di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, sudah padat dengan rombongan pendaki.

Mereka datang dari berbagai kota, terbanyak dari Bengkulu dan Lubuklinggau, Sumatera Selatan. 

Mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas pecinta alam, hingga orang dewasa bahkan lanjut usia, semuanya tampak antusias mendaki untuk merasakan momen 17 Agustus di atas awan.

Antusiasme pendaki terlihat begitu tinggi hingga beberapa pengunjung tidak dapat lagi menaiki TWA Bukit Kaba karena jalur pendakian ditutup oleh panitia akibat jumlah pendaki yang membludak.

Cuaca ekstrem menambah tantangan perayaan kemerdekaan. 

Sejak pagi, kabut tebal menutup hampir seluruh puncak dengan jarak pandang hanya beberapa meter. 

Hujan intensitas sedang mengguyur tanpa henti, membuat tubuh para pendaki basah kuyup. 

Sebagian besar terpaksa menggunakan mantel plastik seadanya untuk menahan dingin yang menusuk tulang.

Baca juga: 5.000 Pendaki Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Puncak Bukit Kaba 1.938 Mdpl Rejang Lebong Bengkulu

Kondisi ini membuat rencana pengibaran bendera spektakuler batal dilaksanakan. 

Bendera terpanjang 90 meter, bendera terbesar 45 meter, dan pengibaran bendera terbanyak tidak dapat digelar.

“Cuaca benar-benar tidak memungkinkan. Kabut terlalu tebal, hujan deras, dan angin juga cukup kencang,” kata salah satu pendaki, Irfan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved