Kamis, 16 April 2026

Demo Bupati Pati

Pemakzulan Sudewo Memanas: DPRD Dibuntuti & Pentolan Aksi Mengundurkan Diri

Pemakzulan Sudewo memanas, DPRD dibuntuti dan pentolan aksi mengundurkan diri.

Editor: Yunike Karolina
TribunJateng.com
PEMAKZULAN BUPATI SUDEWO - Sudewo, Bupati Pati, Jawa Tengah diminta turun dari jabatannya oleh warga Pati yang gelar demo pada Rabu 13 Agustus 2025 lalu. Pemakzulan Sudewo memanas, DPRD dibuntuti dan pentolan aksi mengundurkan diri. 

Padahal, sebelumnya ia menyatakan akan menggelar aksi lanjutan pada 25 Agustus 2025 pada Senin (18/8/2025) kemarin.

Sehari berselang, Husein mengaku telah berdamai dengan Bupati Pati, Sudewo dan tak laki menuntutnya untuk lengser.

Kesepakatan tersebut diungkapkan setelah ia menerima panggilan video dengan Sudewo, kemarin Selasa (19/8/2025).

Ia pun melepaskan diri dari kelompoknya yang kini tengah melakukan pengawalan proses Pansus Hak Angket untuk memakzulkan Sudewo.

Husein mengatakan, demo pada 25 Agustus nanti batal.

"Sudah batal, saya sudah tidak berkecimpung di sana lagi dan masyarakat sudah saya kasih tahu, 25 batal." ujar Husein, dikutip dari TribunJateng.com.

Menurutnya, aksi tersebut sudah seperti ada yang menunggangi dan berbau politik.

"Pertimbangannya, semakin saya lihat, orang-orang itu semakin melenceng jauh."

"Kayak-kayak ditunggangi politik."

"Kalau saya dari awal riil dari masyarakat," kata Husein, Selasa (19/8/2025).

Husein merasa dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk kepentingan politik.

"Intinya mohon maaf pada masyarakat,"

"Masyarakat Pati Timur Bersatu menyatakan 25 batal demo," kata dia.

Tak hanya itu, Husein yang mengklaim sebagai pencetus AMPB merasa teman-temannya yang mengawal Pansus Hak Angket sudah tidak 'murni' lagi.

"Saya dan massa saya sudah melepaskan diri dari mereka," ucap dia.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved