Senin, 8 Juni 2026

Wamenaker Ditangkap KPK

Apa Itu Sertifikasi K3? Kasus yang Buat Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer ditangkap karena kasus dugaan pemerasan terhadap perusahaan sertifikat K3.

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
dok Kemenaker
WAMENAKAER DITANGKAP KPK - Foto Wamenaker Immanuel Ebenezer. Ini penjelasan tentang sertifikasi K3 kasus yang bikin Immanuel Ebenezer ditangkap KPK, Kamis (21/8/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer ditangkap karena kasus dugaan pemerasan terhadap perusahaan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Noel, sapaan akrab Immanuel, ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (20/8/2025) malam.

“Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dihubungi, Kamis (21/8/2025).

Fitroh mengatakan bahwa dalam OTT ini, KPK menangkap 10 orang. “10 orang,” ujar dia.

Lantas apa yang dimaksud dengan Sertifikasi K3, kasus yang buat Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer?

Sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

K3 sendiri adalah bidang yang berhubungan dengan kegiatan pencegahan dan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Sertifikasi K3 dibutuhkan sebagai bentuk pengakuan keahlian di bidang K3.

Adapun pihak yang wajib memiliki sertifikat K3 adalah adalah pekerja atau calon pekerja di bidang HSE (Health, Safety, and Environment) atau sejenisnya. Salah satu sertifikasi tersebut ialah sertifikat ahli K3 umum (AK3U).

Dengan sertifikasi ahli K3 umum, perusahaan dapat mengetahui kapasitas seseorang untuk menerapkan prosedur K3 di tempat kerja. 

Dengan menerapkan prosedur K3 yang baik dan benar, maka tingkat kecelakaan kerja bisa lebih diminimalisir.

Baca juga: Rekam Jejak dan Profil Immanuel Ebenezer Wamenaker Ditangkap KPK, Punya Segudang Kontroversi 

Penjelasan KPK

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi telah melakukan OTT terhadap Noel, di Jakarta. 

Penangkapan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi yang dimulai sejak Rabu malam (20/8/2025).

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan Noel saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (21/8/2025).

"Benar," kata Fitroh saat ditanya mengenai adanya OTT terhadap Wamenker. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved