Jumat, 5 Juni 2026

Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN

Skenario Maut Pembunuhan Kacab Bank BUMN Terkuak, Libatkan 3 Klaster Pelaku

Terkuak Skenario Maut Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Ada 3 Klaster Pelaku: Pengintai, Penculik hingga Eksekutor 

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Kolase TribunBengkulu.com/Istimewa
PEMBUNUHAN KACAB BANK - Kolase 4 pelaku penculikan (kiri atas dan kiri bawah) dan 4 otak pembunuhan kacab Bank BUMN (Kanan atas dan Kanan Bawah). Kuasa hukum empat tersangka penculikan Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN, Adrianus Agal, mengungkap ada tiga klaster pelaku dalam kasus ini. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kasus pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang Bank BUMN, makin mengerikan setelah terungkap skenario terstruktur yang melibatkan tiga klaster pelaku. 

Ada yang bertugas mengintai gerak-gerik korban, tim penculik yang menyergapnya di parkiran, hingga eksekutor yang menghabisi nyawanya secara brutal. 

Fakta ini diungkap kuasa hukum tersangka, yang menyebut bahwa aksi keji tersebut bukan spontan, melainkan hasil perencanaan matang dengan peran yang dibagi rapi.

Kuasa hukum empat tersangka penculikan Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN, Adrianus Agal, mengungkap ada tiga klaster pelaku dalam kasus ini.

Ia mengatakan, ada pelaku yang berperan sebagai pengintai, penculik, hingga eksekutor yang menghabisi nyawa korban bernama Mohamad Ilham Pradipta (37).

"Yang saya mau sampaikan di sini bahwa atas peristiwa pidana ini, ada tiga klaster. Klaster pertama itu setelah kami dapat informasi dari penyidik dan dari intelijen kami, bahwa ada klaster pengintai, klaster penjemputan paksa, sama eksekutor," kata Adrianus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).

Adrianus menuturkan, empat tersangka penculikan berinisial AT, RS, RAH, dan EW alias Eras tidak terlibat dalam aksi pengintaian dan pembunuhan korban.

Menurut dia, keempat penculik itu baru beraksi setelah menerima informasi terkait keberadaan korban.

"Pengintai ini bukan dari pihak yang ditahan sekarang, bukan dari pihak yang menjemput paksa atau yang menculik seperti itu," tutur Adrianus.

Ia juga menyebut empat penculik yang menjadi kliennya tidak mengetahui peristiwa saat korban dieksekusi.

"Kalau eksekutor kita terputus sudah di situ. Kita tidak tahu mereka melakukan eksekusi itu seperti apa. Atau sebab-sebab terjadinya kematian itu kita tidak tahu. Kami belum tahu. Penyidik masih dalam proses penyelidikan," ungkap dia.

4 Penculik Dijanjikan Rp50 Juta

Fakta baru terkuak dari pengakuan pelaku penculikan  Ilham Pradita alias IP Kacab Bank BUMN. 

Diketahui, korban Ilham Pradita alias IP merupakan Kepala Kantor Cabang Perwakilan (KCP) Bank BUMN Cempaka Mas, Jakarta Pusat, ditemukan meninggal dunia di Desa Cilangkara, Serang Baru, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2025).

Berdasarkan rekaman CCTV IP diduga menjadi korban penculikam oleh sekelompok orang tak dikenal saat berada di Lotte Mart Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025) sore.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved