Berita BPJS Kesehatan Bengkulu
BPJS Kesehatan Apresiasi Bengkulu Capai Universal Health Coverage 100 Persen
BPJS Kesehatan mengapresiasi Bengkulu yang mencapai UHC 100 persen dengan tingkat keaktifan peserta JKN sebesar 86 persen.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Meski demikian, Anurman mengungkapkan masih terdapat tantangan berupa tingginya jumlah peserta mandiri yang tidak aktif.
“Lebih dari 50 persen peserta mandiri di Provinsi Bengkulu masih berstatus tidak aktif,” katanya.
Karena itu, BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta JKN tetapi tidak aktif agar segera melakukan reaktivasi kepesertaan.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa hambatan ketika membutuhkan pengobatan, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama, rumah sakit di kabupaten dan kota, rumah sakit provinsi, maupun saat harus dirujuk ke luar daerah.
Komitmen Pemerintah Daerah
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban menjamin seluruh masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Menurut Helmi, negara tidak hanya bertanggung jawab memastikan masyarakat terbebas dari kelaparan, tetapi juga harus menjamin akses pelayanan kesehatan yang adil bagi seluruh warga.
“Jangan sampai ada anggapan bahwa orang sakit hanya bisa berobat jika memiliki uang. Kehadiran BPJS Kesehatan harus mampu membantah anggapan tersebut,” ujar Helmi.
Ia menegaskan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota telah berkomitmen memastikan seluruh warga Bengkulu mendapatkan perlindungan JKN.
Helmi juga meminta seluruh pemerintah daerah mengalokasikan anggaran yang memadai agar tidak ada masyarakat yang terlewat dari perlindungan jaminan kesehatan.
Selain itu, ia mengapresiasi kerja sama BPJS Kesehatan yang dinilai responsif dalam membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan, termasuk ketika terdapat kendala administrasi kepesertaan.
Menurut Helmi, pelayanan yang cepat menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, sehingga sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan harus terus diperkuat.
Melalui forum komunikasi tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu dan BPJS Kesehatan berkomitmen meningkatkan rekrutmen peserta baru serta mendorong reaktivasi peserta tidak aktif guna mewujudkan UHC yang berkualitas dan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.
Ket Foto: BPJS - Deputi Direksi Wilayah III BPJS Kesehatan, Anurman Huda saat menyerahkan pelakat kepada Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di ruang rapat lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (17/6/2026).
BPJS Kesehatan mengapresiasi capaian UHC Bengkulu 100 persen dan mengimbau peserta JKN tidak aktif segera melakukan reaktivasi.
| BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi ARIP v2.3 di Mukomuko untuk Tingkatkan Akurasi Iuran JKN ASN |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu dan DPR RI Edukasi Warga Bengkulu soal Pentingnya Program JKN |
|
|---|
| Perluas Cakupan UHC, BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Mutakhirkan Data PPNPN dan PPPK Bengkulu Selatan |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Kenalkan Kemudahan Aplikasi ARIP kepada ASN Pemkot Bengkulu |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Jemput Bola Layani Lansia di Panti Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/bpjs-kesehatan-bengkulu-234523.jpg)