Berita Mukomuko
Respon DPRD Mukomuko soal Kelompok Tani Minta Tambahan Mesin Panen Padi
Wakil Ketua Komisi III DPRD Mukomuko Bengkulu, Frenky Janas merespon permintaan Kelompok Tani usai panen raya.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Wakil Ketua Komisi III DPRD Mukomuko, Bengkulu, Frenky Janas menanggapi permintaan dari kelompok tani terkait penambahan mesin panen padi.
Sebelumnya, ia bersama Bupati Mukomuko, Choirul Huda, dan kelompok tani melaksanakan panen raya di Desa Arah III, Kecamatan Lubuk Pinang, Mukomuko, Bengkulu, pada Kamis (18/9/2025).
Frenky mengatakan, Bupati Mukomuko, Choirul Huda juga sudah mendengar sendiri apa yang menjadi permintaan dari kelompok tani di Desa Arah III ini.
Kelompok tani di Desa Arah III mengelola sawah seluas 400 hektare, dan kelompok tani hanya memiliki satu mesin panen padi.
“Kelompok tani di Desa Arah III ini mengelola lebih kurang 400 hektare sawah, dan hanya memiliki satu mesin panen padi,” ungkap Frenky Janas saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (18/9/2025) pukul 15.45 WIB.
Frenky menjelaskan, pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mukomuko perihal sarana dan prasarana petani di Mukomuko.
Mengingat Kabupaten Mukomuko merupakan salah satu daerah penghasil padi di Provinsi Bengkulu, di Desa Arah III petani bisa panen padi sebanyak 2.800 ton.
Hal itu belum ditambah dengan desa-desa lain di Kecamatan Lubuk Pinang serta kecamatan lainnya di Kabupaten Mukomuko.
“Jadi kelompok tani ini minta adanya penambahan mesin panen sebanyak tiga mesin. Dengan adanya mesin panen sendiri, mereka bisa bekerja lebih efisien dan sesuai jadwal panen,” tutur Frenky.
“Dengan jumlah panen padi yang melimpah ini, tentu kami dari DPRD Mukomuko siap berkolaborasi dengan Pemkab soal sarana dan prasarana ini, termasuk pengadaan mesin panen dan alat pertanian lainnya,” lanjut Frenky.
Frenky juga menjelaskan, mengingat swasembada pangan atau ketahanan pangan merupakan program dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Terkait hal itu, pihaknya juga berkomitmen mendukung program Presiden RI tentang swasembada pangan atau ketahanan pangan.
“Tentu kami mendukung program dari Pak Presiden kita, Pak Prabowo soal ketahanan pangan ini. Dengan adanya alat pertanian, dapat membantu petani dalam bertani ke depannya,” jelas Frenky.
Di sisi lain, kelompok tani juga meminta pembangunan jalan usaha tani sepanjang 4 kilometer.
Pihaknya tentu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk merealisasikan jalan tersebut.
“Kita akan berkoordinasi juga dengan pihak balai Sumatera atau provinsi soal status jalan tersebut, karena jalan itu tak pernah tersentuh sejak pertama kali transmigrasi,” tutup Frenky. (Adv)
berita mukomuko
DPRD mukomuko
Mesin Panen Padi
Bengkulu
Mukomuko
Berita Rejang Lebong Bengkulu
Berita Rejang Lebong Terkini
Berita Rejang Lebong
Kejari Rejang Lebong
Hakordia
| Kebakaran di Desa Marga Mulya Sakti, Kapolres Mukomuko Beri Dukungan untuk Korban |
|
|---|
| Penjelasan Kapolres soal Anggota Polisi Mukomuko Diduga Terlibat Pengeroyokan Pembalap Grasstrack |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pengeroyokan Pembalap Grasstrack, Anggota Polisi di Mukomuko Diperiksa |
|
|---|
| Cegah Pencemaran dan Abrasi, Polres Mukomuko Inisiasi Gerakan Bersih Pantai |
|
|---|
| Kinerja Polres Mukomuko 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat dan Penyelesaian 203 Perkara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Tanggapan-DPRD-Mukomuko-soal-keluhan-kelompok-tani-mesin-panen-hanya-satu.jpg)