Berita Bengkulu
Pemprov Bengkulu Mulai Data Stok Hewan Kurban Jelang Iduladha, Antisipasi Kesimpangan Stok
Pemprov Bengkulu mulai mendata ketersediaan hewan kurban jelang Iduladha guna memastikan stok aman dan distribusi merata.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Rita Lismini
Ringkasan Berita:
- Pemprov Bengkulu mulai mendata stok hewan kurban di seluruh kabupaten/kota menjelang Iduladha.
- Pendataan dilakukan untuk mengantisipasi ketimpangan antara ketersediaan dan kebutuhan kurban.
- Daerah diminta menginventarisasi jumlah ternak, namun hasilnya masih ditunggu.
- Data akan digunakan untuk mengetahui potensi kekurangan dan dasar pengambilan kebijakan.
- Jika terjadi ketimpangan, Pemprov akan mengatur distribusi ternak antar daerah.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) mulai melakukan pendataan stok hewan kurban di seluruh wilayah kabupaten/kota menjelang Hari Raya Iduladha.
Pendataan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mengantisipasi potensi ketimpangan antara ketersediaan dan kebutuhan hewan kurban di masing-masing daerah.
Langkah tersebut diawali dengan pengiriman surat resmi kepada pemerintah kabupaten/kota agar segera melakukan inventarisasi jumlah ternak yang tersedia di wilayah masing-masing.
Kepala Disnak keswan Provinsi Bengkulu, Abdul Hadi, mengungkapkan bahwa permintaan data tersebut telah disampaikan beberapa hari lalu. Namun hingga saat ini, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari daerah.
“Surat sudah kita kirim ke kabupaten/kota. Saat ini mereka masih melakukan pendataan di lapangan, jadi kita masih menunggu hasilnya,” ungkap Abdul Hadi saat dihubungi TribunBengkulu.com, Sabtu (11/4/2026).
Ia menjelaskan, proses pendataan tidak hanya berfokus pada jumlah ternak yang tersedia, tetapi juga mencakup potensi kebutuhan hewan kurban di setiap daerah.
Menurutnya, data tersebut penting untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, baik dari sisi ketersediaan maupun kemungkinan kekurangan hewan kurban.
“Dari data itu nanti bisa kita lihat apakah stok mencukupi atau justru ada kekurangan di wilayah tertentu,” tutur Abdul.
Jika ditemukan ketimpangan antara kebutuhan dan ketersediaan, pemerintah provinsi akan segera mengambil langkah antisipasi, salah satunya melalui pengaturan distribusi ternak antar daerah.
Selain itu, pendataan ini juga menjadi bagian dari upaya pengawasan lalu lintas hewan ternak menjelang Iduladha, guna mencegah masuknya ternak dari luar daerah yang tidak terkontrol.
“Kalau datanya sudah lengkap, baru kita petakan kondisi di setiap daerah. Dari situ kita tentukan langkah selanjutnya,” jelas Abdul.
Pemprov Bengkulu menargetkan proses pendataan ini dapat segera rampung, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data dan mampu menjamin ketersediaan hewan kurban bagi masyarakat saat Iduladha tiba.
| Program Prioritas DKP Kota Bengkulu, Kampung Nelayan Merah Putih hingga Budidaya Tematik |
|
|---|
| DKP Kota Bengkulu Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas |
|
|---|
| Imbas Gelombang Tinggi, Harga Ikan di Bengkulu Selatan Melonjak Naik, TPI Pasar Bawah Sepi |
|
|---|
| Kapan Gaji ke-13 PPPK Paruh Waktu Bengkulu Cair? Ini Jadwalnya |
|
|---|
| Tak Semua PPPK Paruh Waktu Bengkulu Terima Gaji ke-13, Ini Syarat dan Ketentuannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kepala-Disnakkeswan-Provinsi-Bengkulu-Abdul-Hadi.jpg)