Menteri Kabinet Prabowo ke Bengkulu
Wagub Mian Usulkan Tol dan Jalur Kereta Api Saat Kunjungan Menteri Rachmat Pambudy ke Bengkulu
Dalam pertemuan bersama Bappenas, Pemprov Bengkulu usulkan tol, kawasan industri, dan kereta api untuk konektivitas.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengunjungi Provinsi Bengkulu, pada Kamis (23/4/2026).
- Selain tol, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mengusulkan pengembangan kawasan industri di Pelabuhan Pulau Baai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi dengan pelabuhan.
- Keberadaan jalur kereta api akan sangat membantu mobilitas barang dan orang secara lebih efisien, sekaligus menekan biaya distribusi yang selama ini masih tinggi.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengunjungi Provinsi Bengkulu, pada Kamis (23/4/2026).
Dalam kunjungannya ke Bengkulu, Rachmat menggelar rapat koordinasi soal usulan pembangunan dari seluruh daerah di Provinsi Bengkulu.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, turut dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, seluruh Bupati dan Wali Kota se-Bengkulu, Unsur Forkopimda dan Rektor Universitas Bengkulu.
Kegiatan diawal dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pantun, doa hingga sambutan dari Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian dalam sambutannya, mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis kepada pemerintah pusat, terutama pembangunan jalan tol, kawasan industri, dan jalur kereta api.
Hal itu disampaikan dalam pertemuan bersama Rachmat Pambudy, sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan menekan biaya logistik di Provinsi Bengkulu.
Pembangunan jalan tol menjadi kebutuhan mendesak untuk membuka akses Bengkulu dengan wilayah lain di Sumatera, khususnya menuju Sumatera Selatan.
“Kami berharap pembangunan jalan tol ini dapat menghubungkan Bengkulu dengan Lintas Tengah dan Lintas Timur Sumatera, sehingga konektivitas semakin terbuka,” ungkap Mian dalam sambutan nya di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (23/4/2026).
Selain tol, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mengusulkan pengembangan kawasan industri di Pelabuhan Pulau Baai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi dengan pelabuhan.
Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Tiba di Bengkulu, Bakal Hadiri Eco-Theology hingga Tabligh Akbar
Menurut Mian, keberadaan kawasan industri tersebut akan mendorong hilirisasi komoditas unggulan Bengkulu, seperti batu bara, kelapa sawit, karet, hingga hasil perikanan.
“Pengembangan kawasan industri Pulau Baai menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah dan menarik investasi ke Bengkulu,” jelas Mian.
Tak kalah penting, Mian juga mengusulkan pembangunan jalur kereta api sebagai bagian dari penguatan sistem transportasi massal dan distribusi logistik.
Ia menilai, keberadaan jalur kereta api akan sangat membantu mobilitas barang dan orang secara lebih efisien, sekaligus menekan biaya distribusi yang selama ini masih tinggi.
“Dengan adanya jalur kereta api, distribusi logistik akan lebih efisien dan mampu mengurangi beban transportasi jalan,” kata Mian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Rakor-Menteri-Rachmat-Prambudy-di-Bengkulu.jpg)