Kamis, 30 April 2026

Berita Haji Bengkulu 2026

Dinkes Bengkulu: ISPA hingga Myalgia Dominasi Keluhan Jemaah Haji di Madinah

Pelayanan kesehatan jemaah haji Bengkulu berjalan 24 jam, empat jemaah masih dirawat di RS Arab Saudi.

Tayang:
HO Kemenhaj Provinsi Bengkulu
HAJI - Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, saat menyampaikan rilis, Kamis (30/4/2026). Pelayanan kesehatan jemaah haji Bengkulu berjalan 24 jam, empat jemaah masih dirawat di RS Arab Saudi. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 1.354 jemaah haji Bengkulu telah tiba di Madinah.
  • Pada hari ini tercatat sebanyak 32 jemaah haji mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan total akumulasi mencapai 127 jemaah haji.
  • Adapun diagnosis penyakit terbanyak yang dialami jemaah haji Bengkulu antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), malaise, Gastroenteritis Akut (GEA), myalgia, dan cephalgia.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Provinsi Bengkulu hingga Kamis (30/4/2026) dilaporkan tetap berjalan optimal selama 24 jam di Madinah, Arab Saudi.

Berdasarkan Rekapitulasi Laporan Siskohatkes dan laporan langsung Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Provinsi Bengkulu, sebanyak 1.354 jemaah haji Bengkulu telah tiba di Madinah.

Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, mengatakan pelayanan kesehatan terus diberikan kepada seluruh jemaah, terutama bagi jemaah prioritas risiko tinggi.

“Pelayanan kesehatan jemaah haji Provinsi Bengkulu tetap terlaksana dengan baik. Tenaga kesehatan haji kloter juga bersiaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah,” kata Kurniawan dalam rilis nya, Kamis (30/4/2026).

Pada hari ini tercatat sebanyak 32 jemaah haji mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan total akumulasi mencapai 127 jemaah haji.

Selain itu, visitasi terhadap Jemaah Prioritas Risiko Tinggi (PRISTI) dilakukan kepada 21 jemaah, dengan total akumulasi mencapai 84 jemaah haji.

Baca juga: Sempat Ditangani Tim Medis di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Bengkulu Meninggal di Madinah

Adapun diagnosis penyakit terbanyak yang dialami jemaah haji Bengkulu antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), malaise, Gastroenteritis Akut (GEA), myalgia, dan cephalgia.

“Kondisi kesehatan jemaah secara umum masih dapat ditangani oleh tenaga kesehatan kloter dan fasilitas kesehatan haji yang tersedia,” ujarnya.

Sementara itu, sebanyak dua jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sehingga total akumulasi rujukan ke KKHI mencapai empat jemaah.

Kemudian, empat jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan total akumulasi rujukan sebanyak enam jemaah.

Dalam laporan tersebut juga tercatat satu jemaah haji meninggal dunia.

Kurniawan berharap seluruh jemaah haji Bengkulu tetap menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Kita doakan bersama agar seluruh jemaah haji diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” tutupnya.

Hingga saat ini, terdapat empat jemaah haji yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi, yakni:

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved